Menu

Ngaku Dinas di Mabes, Kolonel Gadungan Tipu Mertua TNI, Ratusan Juta Raib

  Dibaca : 379 kali
Ngaku Dinas di Mabes, Kolonel Gadungan Tipu Mertua TNI, Ratusan Juta Raib
PENIPUAN— Pelaku berinsial ADC (48) yang ngaku berpangkat Kolonel ditangkap Ditreskrimum Polda Sumbar atas kasus penipuan.

PADANG, METRO
Ngaku berpangkat Kolonel dan berdinas di Mabes TNI, seorang pria di Padangpariaman ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar karena melakukan tindak pidana penipuan. Tak tanggung-tanggung, dari hasil penipuan itu, pelaku mendapatkan uang ratusan juta.

Modusnya, pelaku berinisial ADC (48) itu, berupaya meyakinkan korban bisa membantu memindahkan menantu korban yang berdinas di Kodam VI Mulawarman, Kalimantan Selatan ke Kodam I Bukit Barisan, Sumatra Utara. Setelah itu, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban yang totalnya mencapai Rp 252 juta.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu didampingi Panit II Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar, Iptu Nedrawati mengatakan, korban dan tersangka hanya kenal lewat handphone. Cara tersangka meyakinkan korban hanya dengan mengirimkan foto memakai baju kaos warna hijau seolah-olah seperti anggota TNI AD.

“Namun, tersangka juga meyakinkan korban dengan mengirimkan foto dirinya dengan jenderal di Mabes TNI. Akan tetapi, untuk pakaian dinas berpangkat kolonel tidak dimiliki tersangka. Tersangka kemudian meyakinkan korban bisa membantu memindah tugaskan menantu korban,” kata Kombes Pol Satake Bayu saat press release di Mapolda, Kamis (22/7).

Kombes Pol Satake Bayu menambahkan, tersangka mengiming-imingi korban, bisa memindahkan menantunya dari Kodam VI Mulawarman, Kalimantan Selatan ke Kodam I Bukit Barisan, Sumatra Utara. Tersangka kemudian meminta sejumlah uang kepada korban.

“Kejadiannya berawal Februari 2016 lalu. Korban yang percaya menyepakati dengan mengirimkan uang sebesar Rp 252 juta. Setelah menyerahkan uang kepada tersanhka, menantu korban hingga saat ini tidak juga bisa dimutasi sesuai yang dijanjikan tersangka. Merasa dirugikan, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sumbar,” ungkap Kombes Pol Satake Bayu.

Dijelaskan Kombes Pol Satake Bayu, laporan korban tertuang dalam laporan polisi dengan Nomor: LP/85/IV/2019/SPKT Sbr tentang dugaan tindak pidana penipuan. Laporan tersebut dibuat pada tanggal 8 April 2019. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan.

“Begitu mendapatkan informasi keberadaan tersangka, kemudian dilakukan penangkapan. Penangkapan pelaku, Senin (13/7) di Bandar Manggis, Kayu Tanam, Kabupaten Padangpriaman. Untuk barang bukti yang berhasil disita, diantaranya buku tabungan korban dan tersangka, bukti transfer dan screenshot percakapan melalui pesan singkat,” jelas Kombes Pol Satake Bayu.

Kombes Pol Satake Bayu menuturkan, korban berinisial ER (56) telah mengirimkan uang kepada tersangka sebanyak Rp 252 juta, dikirim dalam empat kali transfer dari rekening korban ke rekening tersangka. Rinciannya yaitu Rp 20 juta, Rp 50 juta, Rp 70 juta dan Rp 12 juta selama tahun 2016.

“Buktinya juga ada tangkapan layar percakapan antara korban dengan tersangka melalyi handphone. Terhadap tersangka telah dilakukan penahanan badan untuk menjalani proses hukum. Tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” pungkasnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional