Menu

New Normal Dimulai, Arus Lalu Lintas Langsung Padat

  Dibaca : 360 kali
New Normal Dimulai, Arus Lalu Lintas Langsung Padat
SOSIALISASI— Kasat Lantas Polres Padangpariaman IPTU Indra KS bersama anggota sosialisasikan New Normal di Jalan Raya Padang - Bukittinggi.

PDG. PARIAMAN, METRO
Beberapa kawasan Sumatera Barat telah memasuki New Normal, begitupun dengan Kabupaten Padangpariaman. Di hari pertama penerapan New Normal, arus lalu lintas langsung terlihat padat.

Kasat Lantas Polres Padangpariaman, IPTU Indra KS didampingi Kanit Laka IPDA Rudi Candra mengatakan, pihaknya kembali siaga penuh untuk mengatur kendaraan pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Saat ini memasuki New Normal, tentu kami jajaran Polantas kembali siaga penuh mengamankan jalannya arus kendaraan,” ujarnya.

Lebih lanjut Kasat Lantas mengatakan, berkenaan arus kendaraan kembali normal, disadarinya peluang terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Tentu peluang terjadinya kecelakaan meningkat seiring dengan new normal. Untuk mengatasi itu, agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas, minimal untuk meminimalisir kami berupaya sekuat tenaga dengan mengedepankan langkah preventif dan represif,” ungkapnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat, kususnya di Padang Pariaman agar memperhatikan terkait keselamatan pribadi dan orang lain.

“Kami menghimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan dalam berkendaraan. Bagi pengguna jalan yang mengendarai sepeda motor, ingat gunakan pelindung kepala. Masker juga jangan dilupakan,” katanya.

Dikatakannya juga, untuk warga agar mematuhi aturan pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19. Semoga situasi ini (COVID-19) cepat berlalu,  sehingga bisa menjalani kehidupan kembali normal.

Selama PSBB, terhitung lakalantas di Padangpariaman menurun drastis. Pasalnya, sepinya pengguna jalan saat PSBB diberlakukan sehingga masyarakat banyak berdiam diri dirumah. Begitu juga dengan kendaraan umum dan kendaraan angkutan material yang tidak jalan.

Terhitung angka kecelakaan pada tahun 2019 sebanyak 365 kasus. Untuk tahun 2020 ini dari bulan Januari hingga Mei sebanyak 112 kasus.

Terpisah, IPTU Indra KS juga menyampaikan, pihaknya akan mengajukan surat ke BPTD (Balai Pengelolaan Transportasi Darat) Wilayah  III Sumbar untuk memasang CCTV agar bisa memantau lokasi rawannya kecelakaan. Sehingga dengan adanya CCTV nantinya bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi. (z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional