Menu

Nenmarni: Arsip Jangan Dijadikan Catatan Masa Lalu

  Dibaca : 101 kali
Nenmarni: Arsip Jangan Dijadikan Catatan Masa Lalu

PARIAMAN, METRO
Pemerintah Kota Pariaman melalui Bagian Perpustakaan dan Kearsipan Sekretariat Daerah Kota Pariaman mengadakan Bimbingan Teknis (bimtek) kerasipan kepada seluruh pengelola kearsipan di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman. Bimtek yang dibuka oleh Asisten II Setdako Pariaman Sumiramis dilaksanakan selama 4 hari. Sumiramis mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada panitia dan peserta bimtek.

“Hari ini kita melaksakan bimtek kearsipan untuk seluruh pengelola kearsipan di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman itu harus disyukuri. Karena ia akan menjalankan pekerjaan yang sangat penting. Hal itu karena arsip memiliki fungsi sangat vital dalam tata kelola administrasi suatu organisasi. Sebagai dokumen, arsip akan menjadi contoh, bahan petunjuk, inspirasi, dan bahan pertimbangan lain dalam pengambilan keputusan dimana yang akan datang. Karena mereka yang menyimpan data, mencatat data, untuk dipelajari dan dicatat sebagai bahan pertimbangan mengambil keputusan dalam periode yang akan dating, “ ungkapnya.

Lahirnya Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, merupakan lompatan besar bagi dunia kearsipan di Indonesia. Keberadaan Undang-undang ini lebih lengkap, lebih progresif karena di dalamnya mengatur juga adanya sanksi yang lengkap, dan yang lebih penting lagi adalah bahwa undang-undang ini memberi pesan komprehensif untuk dapat mendorong agar seluruh komponen bangsa mulai dari unsur birokrasi, organisasi politik dan organisasi kemasyarakatan sampai dengan masyarakat luas dapat menghargai dan memperhatikan bidang kearsipan yang selama ini belum menjadi perhatian bersama.

“Apalagi memasuki era digital saat ini, jajaran kearsipan sudah harus memulai untuk menyesuaikan diri dengan arsip digital. Karena seiring dengan perkembangan jaman dan kemajuan teknologi, telah merubah gaya hidup masyarakat. Berbagai macam tuntutan hidup dan mobilitas yang tinggi, sehingga masyarakat cenderung ingin mendapatkan sesuatu dengan mudah, cepat, efisien, dan efektif,” tambahnya.

Ia berharap kepada seluruh peserta yang hadir untuk bisa menyampaikan apa yang didapat selama bimtek ini kepada seluruh staf di dinas masing – masing agar semuanya bsia faham akan pentingnya pengelolaan arsip yang baik dan benar.

Sementara itu Kepala Bagian Perpustakaan dan Kearsipan Sekretariat Daerah Kota Pariaman Nenmarni mengatakan bahwa Pada saat ini kita sedang berada pada tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2018-2023, di mana mewujudkan pemerintahan yang handal dan prima untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik ditetapkan sebagai misi ke-3 dari visi Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, penyelenggaraan kearsipan yang bermutu akan ikut mendukung kepentingan manajemen pemerintahan dan pembangunan.

“Arsip jangan hanya dipandang sebagai catatan-catatan masa lampau, melainkan juga bagian tak terpisahkan dari manajemen organisasi. Keberhasilan pengelolaan arsip dengan sendirinya akan mempengaruhi kinerja organisasi, karena arsip organisasi secara nyata dan berkelanjutan akan memberikan dukungan kelancaran pada keseluruhan proses manajemen organisasi, “ ungkapnya.

“Semoga dengan adanya bimtek kerasipan ini, kita semua lebih paham lagi bagaimana mengelola kearsipan di lingkungan masing – masing sehingga arsip akan tertata dengan bersih dan rapi,“ tutupnya.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional