Menu

Nenek Sri Dirampok, Sang Nenek Dipukul, Ditendang lalu Tersungkur

  Dibaca : 201 kali
Nenek Sri Dirampok, Sang Nenek Dipukul, Ditendang lalu Tersungkur
WAJAH BENGKAK— Wajah korban Sri Jeneti (60) bengkak-bengkak akibat dipukuli oleh perampok yang masuk ke rumahnya.

TANAHDATAR, METRO
Pergoki perampok yang memasuki rumah sekaligus warung miliknya, seorang wanita lanjut usia (lansia) dianiaya dan disekap. Aksi perampokan yang diduga dilakukan oleh dua orang itu terjadi di Jorong Babusallam, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanahdatar, Senin dinihari (26/10) sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban yang diketahui bernama Sri Jeneti (60) dipukuli sampai tersungkur lalu diinjak-injak para pelaku hingga tak berdaya. Setelah itu, kedua tangan korban diikat menggunakan tali dan mulutnya disumpal pakai lakban. Kedua perampok itupun dengan leluasanya menjarah barang-barang berharga dan uang tunai milik korban dan kemudian kabur dari lokasi.

Kapolsek Sungai Tarab Iptu Irwan Ali mengatakan, aksi pencurian dengan kekerasan atau perampokan itu menimbulkan kerugian korban ditaksir Rp 60 juta. Bahkan, korban mengalami luka di bagian wajah akibat hantaman benda tumpul, kini sedang menjalani perawatan medis di RSUD Batusangkar.

“Korban juga mengalami trauma berat. Karena, saat memergoki dua orang yang memasuki rumahnya, korban dipukuli oleh pelaku menggunakan benda tumpul dan kemudian disekap. Kita masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku perampokan ini. Beberapa orang saksi sudah dimintai keterangan,” kata Iptu Irwan.

Diceritakan, Iptu Irwan, kejadian berawal ketika korban dan suaminya pulang berdagang dari Sungai Rumbai, Minggu malam sekitar pukul 12.00 WIB. Setiba di rumah sekaligus warungnya, suami korban bernama Fakhrizal (58) pergi ke rumah istri pertamanya di Jorong Tiga Batur, Nagari Sungai Tarab.

“Jadi, korban ditinggal sendirian di rumah. Sekitar pukul 03.30 WIB, korban terbangun dari tidurnya karena mendengar bunyi pintu belakang dibuka orang. Korban pun melihat ke bagian belakang rumahnya dan benar saja pintu sudah terbuka. Saat itulah, dua orang laki laki menyergap dan memukulnya,” ungkap Iptu Irwan.

Ditambahkan Iptu Irwan, setelah dipukul, korban langsung tersungkur ke lantai. Bahkan, kedua pelaku menendang perut korban dan menginjak-injak tubuh korban hingga membuat korban tak berdaya. Kedua pelaku selanjutnya mengikat tangan korban dan membekap mulut korban menggunakan lakban sehingga korban tak bisa berteriak minta tolong.

“Wajah korban dihantam benda keras, tangan diikat, mulut dilakban. Dengan kondisi itu, kedua perampok dengan leluasa menguras harta korban. Ada dua buah cincin emas yang melingkar di jarinya dilucuti, tas hitam yang berisikan uang tunai Rp 20 juta rupiah raib diambil pelaku,” ujar Iptu Irwan.

Iptu Irwan menuturkan, setelah mengambil barang-barang berharga itu, kedua pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban dengan kondisi tangan terikat dan mulut dilakban. Ketika itu, korban berusaha bangkit untuk berdiri dan pergi ke rumah tetangga dan minta tolong.

“Setelah ditolong tetangganya, korban dibawa ke rumah sakit dan dilaporkan ke Polsek Sungai Tarab. Saat ini kita masih melakukan pengejaran dan perburuan terhadap dua pelaku kejahatan di subuh buta tersebut. CCTV yang langsung mengarah ke TKP atau ke jalan besar tidak ada. Memang ada CCTV di sekitar lokasi kejadian, tapi tidak mengarah ke jalan dan itu su dah kami cek,” pungkas Iptu Irwan. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional