Menu

Nenek Dihipnotis Petugas Dinkes Gadungan

  Dibaca : 247 kali
Nenek Dihipnotis Petugas Dinkes Gadungan
Ilustrasi

PASAMAN, METRO
Di tengah merebaknya pandemi virus corona (covid-19), seorang wanita lanjut usia (lansia) di Kabupaten Pasaman, Ewilda Yeti (61) mengaku dihipnotis komplotan kriminal. Dia tak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Lubuk Sikaping, Kamis (26/3).

Laporan dalam bentuk kasus pencurian, karena dari kejadian tersebut korban Yeti mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Sebab, sebanyak 47,5 gram emas miliknya raib dibawa kabur oleh para komplotan maling. Kejadian diduga Kamis, sekitar pukul 15.00 WIB di saat korban sendirian di dalam rumah.

Kapolsek Lubuksikaping Iptu Fion Joni Hayes mengungkapkan, sesuai laporan yang diterimanya, kejadian itu berawal di saat korban sedang sendirian di dalam rumah didatangi oleh orang tak dikenal (OTK) dengan dalih sebagai petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Karena alasan pengecekan kesehatan dan akan dijadikan Lansia percontohan yang sehat sehingga korban Yeti menerima tawaran itu dengan baik. Di saat itulah komplotan maling memulai aksinya dengan pura-pura meminta data-data korban hingga akhirnya korban terpedaya hipnotis tiga orang itu,” katanya.

Korban Yeti yang dalam kondisi terhipnotis pada saat itu, tidak lagi sadarkan diri dan menyerahkan seluruh emas yang dia pakai. Ditotal jumlahnya sebanyak 47,5 gram emas terdiri dari dua buah cincin emas dan satu buah cincin intan.

“Saat dihipnotis, korban sempat disuruh mandi, tapi melepaskan seluruh emas yang ia pakai, lalu korban menuruti permintaan tersebut, setelah mandi, korban baru sadarkan diri,” ungkap Fion.

Setelah sadarkan diri korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Atas dasar laporan tersebut, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti dan saksi di lapangan. “Semoga secepatnya terungkap,” kata Fion.

Fion mengimbau kepada para warga di daerah itu agar lebih hati-hati saat mengenakan barang dan menyimpan barang berharganya dan agar lebih waspada kepada orang orang yang belum dikenal. “Jika ada orang-orang yang mencurigakan mengatasnamakan dari pemerintah laporkan saja ke kepolisian setempat,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada warga di daerah itu agar tetap waspada terhadap penularan virus corona dan dia berharap agar mendengar seluruh anjuran pemerintah tetap menjaga pola makan, hidup sehat dan cuci tangan pakai sabun sebelum dan setelah melakukan aktivitas. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional