Menu

Nelayan Asal Sumut Nyambi Jual Ganja

  Dibaca : 97 kali
Nelayan Asal Sumut Nyambi Jual Ganja
GANJA- Nelayan asal Sumut, Safriadi (41) diringkus Satresnarkoba Polres Pasaman Barat karena terlibat dalam peredaran ganja. (hendi/posmetro)

PASABAR, METRO – Sempat dilakukan pengintaian, Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasaman Barat meringkus seorang pengedar narkoba jenis daun ganja kering di Tambak Baru Jorong Pokan, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Jumat malam (14/6) sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat penangkapan, dari tangan pelaku yang diketahui bernama Safriadi (41) berprofesi sebagai nelayan warga Desa Pasar Baru Batahan, Kecamatan Batahan, Kabupaten Madina, Provinsi Sumut itu, petugas menyita barang bukti berupa delapan paket daun ganja kering siap edar.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso melalui Kasatres Narkoba, AKP Aleyxi Aubeydillah mengatakan penangkapan terhadap pengedar ganja itu berkat penyelidikan yang dilakukan tim opsnal di lapangan dan didapatkan informasi dari masyarakat kalau pelaku merupakan pengedar ganja di wilayah tersebut.

“Mendapati informasi itu selanjutnya kita kemudian melacak keberadaan pelaku dan mengintai gerak gerikny. Setelah dipastikan pelaku memiliki dan menyimpan daun ganja kering, kita langsung lakukan penangkapan,” kata AKP Aleyxi.

AKP Aleyxi menjelaskan ketika dilakukan penangkapan, pelaku sempat berusaha menghilangkan barang bukti dengan cara membuang daun ganja yang akan dijualnya. Namun, upaya pelaku berhasil diantisipasi, dan petugas melihat gerakan tangan pelaku sehingga ganja yang dibuang bisa ditemukan.

“Lokasi penangkapan minim penerangan. Jadi kita terpaksa menggunakan pencahayaan dari handphone. Sehingga pada saat pelaku mengelabui kita tetap ketahuan. Barang bukti daun ganja itu kita temukan di dekat kakinya, karena pelaku membuangnya saat kita tangkap,” ungkap AKP Aleyxi.

AKP Aleyxi menambahkan barang bukti daun ganja yang ditemukan dibungkuas menggunakan plastik bening. Dari hasil interogasi di lokasi, setelah didesak pelaku mengakui barang haram itu merupakan miliknya. Saat itu juga pelaku dibawa ke Mapolres untuk pengusutan lebih lanjut.

“Ketika melakukan penangkapan, juga disaksikan oleh kepala jorong setempat. Sehingga pelaku tidak bisa lagi berkilah. Apalagi selama ini, masyarakat setempat juga sudah resah dengan keberadaan pelaku disana, dan masyarkat juga sudah tau kalau pelaku menjual ganja,” ujar AKP Aleyxi.

Terkait asal daun ganja yang ditemukan, AKP Aleyxi mengungkapkan diduga kuat berasal dari Kabupaten Mandailing Natal dan pelaku membawanya ke kawasan itu memang untuk dijual mendapatkan keuntungan berupa uang. Sehari-hari pelaku berprofesi sebagai nelayan dan menjual ganja kepada semua kalangan.

“Kita akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringannya sehingga wilayah itu terbebas dari narkoba.

Terhadap pelaku akan kita jerat Pasal 111 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman kurungan maksimal 12 Tahun penjara,” pungkasnya. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional