Menu

Nekat Tabrak Tim Elang, Napi Asimilasi Ditembak

  Dibaca : 222 kali
Nekat Tabrak Tim Elang, Napi Asimilasi Ditembak
DITEMBAK— Pelaku Rahmat alias Mazen (30) merintih kesakitan akibat ditembak Tim Elang Satreskrim Polresta Padang karena melawan saat ditangkap.

PADANG, METRO
Dibebaskan dari penjara meski masa hukumannya belum berakhir lantaran mendapatkan program asimilasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada bulan Meret lalu, pria berstatus residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali melakukan kejahatan dan ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang, Minggu (28/6) sekitar pukul 19.30 WIB.

Namun, kali ini pelaku bernama Rahmat alias Mazen (30) ini dihadiahi timah panas oleh Polisi. Pasalnya, ketika akan ditangkap di pinggir jalan depan kantor dinas PU Sumbar, Jalan Taman Siswa, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, pelaku malah melawan dan nyaris menabrak petugas menggunakan sepeda motor curiannya saat dihadang.

Karena sudah hampir mencelakai petugas, pelaku pun terpaksa ditembak di bagian kakinya hingga langsung terkapar terjatuh dari sepeda motornya. Usai ditembak, pelaku yang menjadi otak pelaku pengupakan rumah di Jalan Bariang Indah II Nomor 48 RT 01 RW 02,  Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji ini pun diamankan dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk mendapatkan perawatan.

Kasatresrkrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, pelaku warga Ketaping Jalan Dr.M.Hatta RT 03 RW 04, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji ini merupakan napi asimilasi. Pelaku yang baru sekitar 3 bulan merasakan bebas dari bui ini kembali melakukan kejahatan yaitu pengupakan rumah dan berhasil membawa kabur sepeda motor yang ditaruh di rumah tersebut.

“Pelaku beraksi di Jalan Bariang Indah II,  Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Minggu (28/6) sekitar pukul 03.00 WIB. masuk ke rumah korbannya dengan cara mencongkel pintu rumah korban. Selanjutnya pelaku mencari barang-barang berharga yang ada di rumah korbannya. Disaat mencari tersebut pelaku malah menemukan kunci sepeda motor yang tersangkut diruang tamu dan selanjutnya tersangka mengambil kunci tersebut dan membawa kabur sepeda motor merk Honda Tiger,” kata Kompol Rico.

Ditambahkan Kompol Rico, korban pun langsung membuat laporan ke Polresta Padang setelah mengetahui rumahnya kemasukan maling dan barang-barang serta sepeda motor hilang.
Dari laporan itulah, Tim Elang Satreskrim Polresta Padang melakukan olah TKP di rumah korban dan ternyata aksi pencurian itu terekam kamera CCTV yang terpasang di dalam rumah.

“Dari rekaman CCTV itu, kita mendapatkan ciri-ciri yang lebih sepesifik pelakunya yang ternyata identitasnya Rahmat alias Mazen. Kita bergerak cepat melacak keberadaan pelaku yang diketahui berada di Jalan Taman Siswa, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara dan langsung kita datangi,” ungkap Kompol Rico.

Dijelaskan Kompol Rico, setiba di lokasi, pelaku berusaha kabur menggunakan Honda Tiger curiannya dan kemudian dilakukan penghadangan. Namun, pelaku tetap tancap gas dan mengarahkan sepeda motor kepada petugas hingga nyaris menabrak petugas. Karena berusaha kabur dan melawan serta sudah berusaha mencelakai petugas, pihaknya terpaksa melumpuhkan pelaku dengan cara menembaknya.

“Pelaku ini terpaksa diberikan tembakan tegas terukur di kaki kirinya karena berusaha melawan saat akan ditangkap. Bahkan salah satu anggota Kami nyaris ditabrak oleh pelaku ini karena berusaha kabur, kesigapan anggota akhirnya usaha melarikan diri tersebut bisa dihentikan setelah dilumpuhkan dengan timah panas,” terang Kompol Rico.

Sebelum dibawa ke Mapolresta Padang, Kompol Rico menuturkan, pelaku terlebih dahulu di bawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan luka tembak yang diterima oleh pelaku. Setelah diobati, pelaku pun menjalani pemeriksaan untuk pengembangan kasus.

“Tersangka merupakan residivis dan tiga kali modus operandi yang sama, pencurian dengan pemberatan dan curanmor. Pelaku keluar dari lapas bulan maret 2020 karena mendapat program asimilasi. Saat ini pelaku beserta barang bukti sepeda motor honda Tiger 2000 telah diamankan di Mapolresta Padang. Pelaku sendiri akan dikenakan pasal 363 KUHP,” pungkasnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional