Menu

Nekat Lari, Bandar Narkoba Ditembak Mati

  Dibaca : 142 kali
Nekat Lari, Bandar Narkoba Ditembak Mati
DITEMBAK— Pelaku ER (33) dirawat di RSUD Adnaan WD usai ditembak Tim Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota hingga akhirnya meninggal dunia. Di saku celana pelaku juga ditemukan puluhan paket sabu.

LIMAPULUH KOTA, METRO
Nekat melarikan diri dengan melompat dari lantai II rumahnya, seorang pengedar narkoba kelas kakap yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terpaksa ditembak Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota di Jorong Koto, Nagari Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Selasa (13/4) sekitar pukul 11.00 WIB.

Usai dilumpuhkan petugas, pengedar berinisial ER (33) yang ditembak pada bagian punggungnya itu, langsung dilarikan ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh untuk mendapatkan perawatan medis. Namun sayangnya korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim dokter setelah beberapa jam mendapatkan perawatan.

Parahnya, saat mendapatkan perawatan di rumah sakit, tim medis malah menemukan kotak permen di saku celana pelaku ER. Setelah dibuka, ternyata di dalam kotak permen itu berisi puluhan paket sabu siap edar dan beberapa pak plastik bening pembungkus sabu. Barang bukti itupun selanjutnya diamankan oleh Polisi.

Bahkan, dari hasil penyelidikan, pelaku ER ini juga sudah masuk dalam DPO Polres Limapuluh Kota atas kasus ganja sebanyak 135 Kg di Taeh Bukik dan juga DPO terkait kasus sabu. Selain itu, pelaku ER yang berstatus residivis kasus yang sama dan juga berperan sebagai bandar narkoba ini juga masuk dalam DPO oleh BNN Kota Payakumbuh.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoro Wakapolres Kompol Russirwan mengatakan, pelaku ER dikenal memang lihai dalam meloloskan diri dari kejaran aparat. Tetapi, pelarian ER, berakhir setelah timah panas bersarang di bagian punggungnya karena pelaku masih saja berusaha melarikan diri meski sudah diminta untuk menyerah.

“Pelaku bandar narkoba ini terpaksa diberikan tindakan tegas terukur, karena melarikan diri. Padahal kita sudah minta pelaku menyerahkan diri dan beberapa kali diberikan tembakan peringatan. Tetapi, pelaku melompat dari lantai II rumahnya untuk melarikan diri, sehingga dilumpuhkan dengan menembak pelaku,” kata Kompol Russirwan didampingi Kasat Resnarkoba AKP Hendri Has dalam konferensi persnya, Rabu (14/4).

Setelah ER terkena timah panas, dijelaskan Kompol Russirwan, Tim Satresnarkoba langsung membawa pelaku ER ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh. Meski sempat ditangani petugas medis, namun nyawa ER, tidak terselamatkan, hingga menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah itu, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 18.00 WIB untuk dikebumikan.

“Ketika diberikan perawatan, di saku celana bagian belakang korban ditemukan kotak permen yang isinya ternyata ada 35 paket sabu yang terdiri dari 33 paket kecil dan dua paket sedang. Sementara di rumah korban juga ditemukan sebanyak 12 pak plastik diduga dijadikan korban untuk pembungkus narkoba jenis sabu. Kemudian juga ditemukan timbangan digitar dan sendok diduga digunakan untuk memasukkan sabu dalam plastik,” ungkap Kompol Russirwan.

Sementara, Kasatresnarkoba Polres Limapuluh Kota, AKP Hendri Has menjelaskan, ditemukannya puluhan paket sabu yang disimpan dalam saku ER, diketahui saat petugas medis rumah sakit akan memberikan pertolongan dan memeriksa identitas.

“Saat itu didampingi Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh dilakukan penggeledahan dan ditemukan kotak permen yang berisi puluhan paket sabu. Diduga, puluhan paket sabu ini merupakan barang dagangan pelaku yang akan diedarkan di wilayah Limapuluh Kota dan Payakumbuh,” jelas AKP Hendri Has.

Tangkap 4 Pengedar
Sebelumnya, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota juga menangkap empat orang pengedar dengan   sejumlah barang bukti berupa ganja kering maupun sabu-sabu.

Kompol Russirwan didampingi Kasat Resnarkoba, sebelum Bandar narkoba berinisial ER tewas ditembak saat mencoba melarikan diri, Tim Opsnal Satresnarkoba membekuk tersangka RF dan AL di Jorong Talang, Nagari Talang Maua, Kecamatan Mungka dengan barang bukti satu paket kecil ganja kering.

”Selanjutnya, pada penangkapan kedua, Tim membekuk dua orang tersangka lainnya dengan barang bukti tujuh paket sabu. Keduanya berinisial JM dan LD yang masih berada dalam satu jaringan. Saat ini keempat pelaku sudah diamankan di sel tahanan untuk menjalani proses hokum,” pungkasnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional