Menu

Nekat Gelar Pesta Pernikahan akan Dipidana

  Dibaca : 1725 kali
Nekat Gelar Pesta Pernikahan akan Dipidana
Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto Kabid Humas Polda Sumbar

PADANG, METRO
Polda Sumbar menggelar Operasi Aman Nusa II-2020 sebagai upaya penanggulangan penyebaran virus corona Covid-19, selama 30 hari ke depan. Untuk menyukseskan operasi itu, sebanyak 645 personel kepolisian dikerahkan dari Polda dan seluruh Polres hingga Polsek.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto di Padang, mengatakan operasi ini akan dilaksanakan mulai tanggal 19 Maret hingga 17 April 2020. Untuk personel yang ditugaskan terdiri dari 170 personel Polda Sumbar dan 25 personel dari masing-masing Polres yang ada di Sumatera Barat.

“Sesuai dari instruksi, kita akan berkoordinasi dengan BNPB, TNI, pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan pencegahan, penanggulanagang serta penegakan hukum terkait persoalan ini. Kita bersama-sama bekerja sama dengan intansi lainnya dalam melakukan pencegahan agar virus tersebut tidak menyebar dan menjatuhkan korban,” kata Kombes Pol Satake Bayu.

Dalam hal ini, Kombes Pol Satake Bayu menambahkan, pihaknya akan terus melakukan imbauan sekaligus membubarkan jika ada keramaian di tengah-tengah masyarakat. Keramaaian dalam bentuk kegiatan apapun tidak diizinkan selama operasi ini berlangsung termasuk bagi masyarakat yang akan melangsungkan resepsi pesta pernikahan (baralek).

“Polri tidak ingin akibat berkerumunan agar penyebaran virus ini tidak bertambah. Kami akan melakukan pembubaran jika ditemukan. Tapi bahasa persuasif dan humanis tetap kami kedepankan. Semua kegiatan yang membuat orang berkumpul untuk saat ini diimbau untuk ditunda dulu. Ya itu termasuk yang mau pesta pernikahan,” ujar Kombes Pol Satake Bayu.

Kombes Pol Satake Bayu menyatakan, jika ada masyarakat yang masih membandel dengan tidak menghiraukan imbauan petugas, maka pihaknya akan melakukan proses hukum.
Pasalnya, setiap kegiatan yang mengumpulkan orang banyak harus ada izin. Sementara, Polri selama operasi tidak akan memberikan izin dan mengimbau masayarakat untuk tetap di rumah dan menghindari berkumpul dengan orang banyak.

“Barang siapa yang tidak mengindahkan petugas berwenang yang sedang melaksanakan tugas, kita akan proses secara hukum. Jadi barang siapa yang tidak mengindahkan petugas yang berwenang itu dapat dipidana,” jelas Kombes Pol Satake Bayu.

Dalam operasi ini, Kombes Pol Satake Bayu meminta agar semua pihak tak terpengaruh dan ikut menyebarkan berita-berita yang sumbernya tak jelas dan dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia menegaskan, Polri terus melakukan patroli di dunia maya terkait penyebaran berita hoax yang berkaitan dengan Covid-19.

“Kita melakukan patroli cyber 24 jam. Semua bergerak, Mabes Polri, Polda, Polres dan Polsek. Polri telah menindak tegas dan memproses puluhan kasus terkait berita bohong tentang Covid-19.,” ujar dia.

Selain melakukan penegakan hukum, Polri pun mengimbau agar masyarakat tidak menelan mentah- mentah informasi yang ada di media sosial. Saring dulu sebelum sharing. Maknai dulu, tanya dulu apalagi terkait virus Corona, karena ini berkaitan dengan jiwa.

“Polda Sumbar sendiri sebelumnya telah melakukan langkah pencegahan mulai dari menyemprotkan cairan disinfektan di Mapolda Sumbar dan seluruh Polres. Kemudian setiap pengunjung yang datang baik ke Mapolda Sumbar atau Polres hingga Polsek harus melewati pemeriksaan suhu tubuh dan juga cairan cuci tangan. Selain itu Ditsamapta telah menyemprotkan cairan desinfektan di sepanjang jalan utama Kota Padang bersama Ko rem 032 Wirabraja, BPBD, Pemadam Kebaran, Satpol PP dan instansi gabungan lainnya,” pungkasnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional