Menu

Nekat Buka saat Pandemi Corona, Kafe Karaoke Hiburan Malam Ditertibkan

  Dibaca : 346 kali
Nekat Buka saat Pandemi Corona, Kafe Karaoke Hiburan Malam Ditertibkan
DITERTIBKAN— Tim gabungan Satpol PP bersama TNI-Polri dibantu masyarakat menertibkan kafe karaoke di Lubukbasung yang masih nekat beroperasi hingga larut malam di masa pandemi corona.

AGAM, METRO
Ganggu kenyamanan warga dan melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19, kafe hiburan malam sekaligus karaoke di kawasan Padang Baru, Lubukbasung yang nekat beroperasi hingga larut malam, digerebek tim gabungan, Selasa (30/6) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

Dari hasil penggerebekan, tim gabungan mengamankan empat wanita dan dua waria berikut dengan 20 botol bir. Bahkan, dari hasil pengecekan, tempat hiburan malam itu terbukti tak berizin, sehingga diberikan sanksi tegas dengan melakukan penutupan sampai pemilik memiliki izin.

Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Agam Kurniawan Saputra mengatakan, penertiban tempat hiburan malam itu melibatkan personel TNI-Polri dibantu masyarakat yang tergabung dalam organisasi GAPPIS. Penggerebekan ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat sekitar yang geram dengan aktifitas kafe karaoke karena sangat mengganggu ketenangan dan kenyamanan.

“Saat penggerebekan, ada empat wanita dan dua waria yang kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan di Mako. Kemudian, puluhan minuman beralkohol kita sita sebagai barang bukti. Mereka beroperasi secara ilegal karena tidak ada izin,” kata Kurniawan.

Kurniawan menegaskan, terkait dengan tindaklanjut penggerebekan, pihaknya akan mempelajari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik.” Intinya, kami perintahkan, kafe itu ditutup untuk sementara waktu sampai proses perizinannya selesai. Kita akan awasi khusus,” tegas Kurniawan.

Sementara itu, Ketua GAPPIS Lubukbasung Rino Syamna Putra meminta Pemkab Agam melalui Satpol PP Agam untuk segera menutup seluruh aktifitas kafe tersebut, karena sudah sering diingatkan tetapi tetap beropasi hingga larut malam sehingga mengganggu ketenangan masyarakat.

“Kami meminta pemerintah bertindak tegas, untuk mengantisipasi dampak lain yang berpotensi terjadi. Kami minta pemerintah menindaklanjuti permintaaan masyarakat tersebut.
Keberadaan kafe itu justru lebih banyak mudaratnya ketimbang manfaat pada masyarakat., “ tegas Rino Syamna Putra dengan nada tinggi. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional