Menu

Nasi Terhidang, Orang Tua Hilang

  Dibaca : 719 kali
Nasi Terhidang, Orang Tua Hilang
IMG_20160102_143707

Petugas BPBD melakukan simulasi rute pencarian Murni yang hilang sejak tiga hari lalu. Murni diketahui hilang saat hendak makan di rumah anaknya, Nagari Balingka, Agam, Kamis (31/12) sore.

AGAM, METRO–Deswita (41), menjerit-jerit tidak karuan. Dia histeris memanggil-manggil nama ibunya. Warga Jorong Subarang, Nagari Balingka Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam yang mendengar jeritan, terkejut tak terkira dan langsung menghampiri Deswita. ”Ibu hilang. Ibu hilang,” ujarnya kepada warga, Kamis (31/12). Tanpa dikomando, pencarian dilakukan. Namun, hingga Sabtu (2/1), sang ibu bernama Murni (62), tidak kunjung bersua.

Hilangnya Murni memang membuat warga merasa aneh. Sebab, perempuan tua itu, diketahui jarang keluar rumah. Paling, dia hanya ke warung atau duduk di teras rumahnya. “Saya tidak tahu ibu kemana. Biasanya tak pernah begini. Kalau pergi, ibu bilang. Perginya juga tidak jauh dan selalu ditemani,” ungkap Deswita yang diliputi keresahan akan keselamatan ibunya.

Dijelaskan Deswita, dia tahu ibunya hilang pada Kamis (31/12). Berawal saat dirinya menyiapkan makan untuk sang ibu sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah menghidangkan nasi dan lauk, dia menggil ibunya. Mengajak makan bersama. Beberapa kali dipanggil, sang ibu yang awalnya duduk di teras tidak menyahut. “Lalu saya pergi ke halaman, melihat ibu. Rupanya sudah tidak ada,” tutur Deswita.

Mulanya, Deswita mengira ibunya ke rumah tetangga atau belanja ke warung. Dia lalu mencari ke rumah tetangga, namun tidak ada yang melihat Murni berjalan. Di warung juga tidak ada. “Perasaan saya mulai cemas dan memberitahu tetangga lainnya. Hampir satu jam mencari, ibu tidak kunjung bersua,” tutur sang anak.

Merasa perasaannya tidak enak, Deswita langsung melapor kepada Wali Jorong dan diteruskan ke Wali Nagari Balingka serta Camat Ampek Koto Rahmi Artati. “Saya diberi informasi ada warga yang hilang secara misterius. Sudah dicari ke sekeliling jorong tidak jua bertemu. Sebab itu, saya langsung menghubungi BPBD untuk minta tolong melakukan pencarian terhadap warga yang hilang itu,” ungkap Camat.

Mendapatkan informasi, puluhan petugas dari BPBD, PMI Bukittinggi, Komunitas Siaga Bencana Balingka, polisi dan anggota TNI langsung melakukan pencarian. Regu pencari menyisir Bukit Taman Raya dan dilanjutkan ke Jorong Sungai Jariang, Nagari Koto Panjang. Tapi, pencarian tidak membuahkan hasil. “Sudah berhari-hari dicari tapi tidak juga ketemu,” kata Camat.

Meski belum membuahkan hasil, petugas tidak patah semangat dan terus berupaya menemukan Murni. “Sampai hari ini pencarian belum berhasil. Saya akan berkoordinasi lagi dengan tim pencari, terkait langkah-langkah yang harus dilakukan agar pencarian korban ini bisa membuahkan hasil. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita berhasil menemukan korban,” harap Camat. (cr7)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional