Close

Napi Wanita Ditemukan Meninggal di Lapas Kelas IIB Padang, Jalan By Pass Anak Air, Kelurahan Batipuh Panjang

Ilustrasi.

PADANG, METRO–Seorang narapidana kasus narkotika yang menjalani hukumannya di Lembaga Permasyara­katan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang Jalan By Pass Anak Air, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dalam sel tahanan, Rabu (15/9) se­kitar pukul 10.55 WIB.

Kepala Lapas Perem­puan Padang, Widiarty membenarkan kejadian itu, namun warga binaan ber­inisial Y (29) tersebut me­ninggal akibat penyakit ba­waan. Pasalnya, sebelum meninggal, warga binaan tersebut mengeluh sakit tiroid (gondok).

“Awalnya warga binaan kasus penyalahgunaan nar­­kotika ini memang me­ngi­­dap sakit gondok. Kemu­dian infeksi dan meradang, sehingga jadi demam tidak turun-turun. Kejadiannya pada saat kami melak­sanakan brifing pagi tadi,” ungkap Widiarty.

Dijelaskannya, warga binaan tersebut meninggal dalam kamar blok hunian sekitar pukul 10.55 WIB. Mendapat laporan dari petugas, pihaknya lang­sung memerintahkan ba­gian keperawatan dan KPLP untuk dilarikan ke rumah sakit.

“Tahanan tersebut kita bawa ke Rumah Sakit Siti Rah­mah. Dan yang me­nya­­takan meninggalnya ta­ha­nan adalah pihak ru­mah sakit tersebut,” tutur­nya.

Menurut Widiarty, war­ga binaan berinisial JU ini merupakan terpidana da­lam kasus narkoba ini di­vonis selama 10 tahun. Ia baru menjalani masa hu­kumannya kurang lebih lima tahun.

“Dia masuk sejak 2016. Sekarang keluarganya su­dah di rumah sakit. Jena­zah akan diserah terima dengan keluarga,” tutur­nya.

Kanit Reskrim Polsek Koto Tangah, Ipda Mar­dian­to mengatakan, kor­ban merupakan warga bi­naan yang berinisial Y yang berumur 29 tahun. Berdasarkan keterangan di lapangan, diketahui korban sudah sering mengeluhkan sakit.

“Dia sudah sering me­nge­luh sakit, selanjutnya dibawa ke klinik. Sampai di klinik sudah meninggal dunia. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Islam Siti Rahmah dan lang­sung diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Mardianto.

Menurut Mardianto, kor­ban memiliki sakit ba­waan, dan jasad korban di­se­rahkan ke pihak kel­uarga yang dibantu oleh pihak Bapas, karena keluarga korban berada di Kabu­paten Pasaman.Dari Bapas membantu korban dibawa ke Pasaman,katanya.

“Korban ini dalam per­kara narkoba dari Kabu­paten Pasaman, karena dia perempuan sehingga dita­han di Lapas Perempuan Kelas IIB Padang,” pung­kas­nya. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top