Close

Nagari Ulakan Miliki Potensi Ekowisata

PDG.PARIAMAN, METRO–Nagari Ulakan, Keca­matan Ulakan Tapakis, Ka­bupaten Padangpariaman melalui potensi kawasan ekowisata dan edukasi G­reen Talao Park (GTP) yang dimiliki, kembali menjadi pusat perhatian. Hal itu di­buktikan, dengan adanya kunjungan Studi Tiru ke des­tinasi wisata ini, yang diga­gas oleh Dinas Pari­wisata Provinsi Sumatera Barat.

Pada kesempatan kali ini, Dinas Pariwisata Provin­si selaku penyelenggara Pelatihan Sadar Wisata di Kabupaten Sijunjung mem­bo­yong seluruh peserta untuk melakukan Studi Tiru ke kawasan Ekowisata dan Edukasi Green Talao Park di Nagari Ulakan Keca­matan Ulakan Tapakih Ka­bu­paten Padangpariaman. Kegiatan ini, merupakan kunjungan yang kedua kali­nya dilakukan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Suma­tera Barat ke Green Talao Park. Sebelumnya, tahun 2020 lalu Dinas Pariwisata Sumatera Barat juga per­nah melakukan kegiatan studi tiru ke Green Talao Park yang pesertanya be­rasal dari Pokdarwis se Kota Padang.

Anastasia selaku pen­dam­ping peserta pelatihan menyampaikan kegiatan studi tiru ini merupakan rangkaian kegiatan pela­tihan sadar wisata yang sedang dilaksanakan.

Sedangkan peserta pe­la­tihan yang ikut dalam kegiatan Studi Tiru ini, berjumlah 80 orang dan semuanya berasal dari Kabupaten Sijunjung. Un­tuk pembiayaan kegiatan ini, anggarannya bersum­ber dari Dana Pokok Piki­ran (Pokir) Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat yang berasal Daerah Pemi­lihan (Dapil) Kabupaten Sijunjung.

“Kegiatan Studi Tiru ini, merupakan rangkaian ke­gia­tan pelatihan yang telah dijadwalkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Suma­tera Barat. Sebelumnya, kegiatan ini dilaksanakan di Batusangkar dengan pem­be­rian materi tentang ke­pari­wisataan dan mana­jemen destinasi wisata yang baik. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan de­ngan kunjungan. lapangan. Untuk ke lapangan, kita memilih kawasan GTP Na­gari Ulakan, Kabupaten Padangpariaman,” ujar Anastasia, yang juga men­jabat sebagai Kepala Seksi pada Dinas Pariwisata Pro­vinsi Sumatera Barat.

Dikatakannya, ada be­be­rapa alasan mengapa memilih GTP sebagai Lo­kus (Lokasi Khusus) tujuan dari Studi Tiru ini. Pertama, karena menganggap ka­wasan ekowisata dan edu­kasi Green Talao Park mem­punyai sesuatu yang bernilai dan unik. Yang nantinya akan bisa ditiru oleh peserta, untuk dite­rapkan di Daerah mereka masing-masing setelah kegiatan pelatihan ini sele­sai.

“Selain itu, destinasi GTP juga memiliki tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi dalam pengelolaan­nya. Para pelakunya terdiri dari pemuda yang peduli dengan Nagari dan mampu membawa perubahan un­tuk Nagarinya. Karena, untuk membuat sebuah pariwisata yang bermutu itu, harus ada orang yang rela berkorban dan berani berbuat, tidak hanya me­nunggu dan banyak berbi­cara,” tambahnya.

Sementara Pj. Wali Na­gari Ulakan Irmanto  me­nyam­paikan ucapan terima kasih serta rasa senang dan bangga. Atas kunju­ngan studi tiru yang kedua kalinya, oleh Dinas Pari­wisata Provinsi Sumatera Barat ini. “Kami berterima kasih dan merasa bangga, karena kembali menjadi lokus studi tiru yang dipilih oleh Dinas Pariwisata Su­matera Barat. Dimana se­belumnya, kunjungan yang sama juga pernah dila­kukan di tahun 2020 lalu. Semoga pertemuan ini, bisa menjadi ajang silatur­rahmi antara masyarakat Ulakan dengan dunsanak dari Sijunjung. Dan kita berharap melalui perte­muan ini, juga bisa menjadi salah satu ajang promosi bagi Green Talao Park di bumi lansek manih kabu­paten Sijunjung nantinya,” pungkasnya.

Syahrul Mubarak, yang juga sebagai Ketua Bamus Nagari Ulakan  menta­yakan, kahadiran kawasan ekowisata dan edukasi G­TP, merupakan hasil raci­kan dari sebuah ikatan saling percaya antara to­koh masyarakat, pemuda dan Pemerintah. Untuk men­ciptakan sebuah des­tinasi wisata yang baik, maka ketiga unsur ini harus satu. Kita tidak bisa berja­lan sendirian. “Alham­du­lillah, hal itu telah kami lakukan di Nagari Ulakan, dengan melibatkan semua unsur masyarakat dan Pe­me­rintahan dalam pemba­ngunan kawasan GTP ini,” jelas Syahrul. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top