Menu

Nagari Peduli Generasi Muda Bangsa

  Dibaca : 54 kali
Nagari Peduli Generasi Muda Bangsa
DAMPINGI—Wali Nagari Pauhkambar, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman Muhamad Nur saat dampingi bantuan perantau (efa nurza/posmetro)

PADANGPARIAMAN, METRO – Wali Nagari Pauhkambar, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman Muhammad Nur menyatakan, nagarinya peduli kepada semua lampisan. Makanya, setiap ada bantuan dari perantau langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bahkan nagarinya juga sangat pedulu kepada penigkatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk kemajuan nagari yang lebih baik ke depannya. Baik dalam bidang keagamaan maupun untuk ilmu pengetahuan umum.

“Kita melakukan agar generasi muda bangsa yang ada di Nagari Pauhkambar ini siap dalam bidang keagamaan yang sejalan dengan keilmuan masing-masing. Artinya, mereka harus siap ilmu agamnya yang sejalan dengan agama islam,” kata Walinagari Pauhkambar Muhamma Nur, kemarin.

Lihat saja katanya, kemarin, Nagari baru saja mendapingi penyerahan bantuan kebakaran rumah warga di Korong Pinang atas nama Nurjali dari teman-teman perantau Pauhkambar.

Begitu juga untuk insentif guru TPS dan TPSA se Nagari Pauhakambar juga telah diserahkan. Sebab, pemeberian honor tersebut untuk guru TPS dan TPSA agar mereka semakin giat membina generasi muda bangsa dalam nagari bidang keagamaan.

“Tahun 2019 ada 6 masjid/surau yang kita serahkan bantuan insentif kepada guru TPA/TPSA dan Rumah Tahfidz se-Nagari Pauh Kambar,” kata Muhammad Nur yang pernah menjadi Komisiner KPU Padangpariaman itu.

Katanya, insentif guru TPA/TPSA dan RumahTahfidz di Nagari Pauh Kambar, data pada tahun 2019 ini sebanyak 25 guru  TPS/TPSA dan rumah tahfidz yang telah dilakukan validasi oleh tim pelaksana kegiatan.

Dikatakan, untuk tahun ini total anggaran insentif guru TPA/TPSA dan rumah tahfidz sebesar Rp 62.400.000  diberikan kepada 19 guru TPA dan 6 Guru Rumah Tahfidz di Nagari Pauh Kambar yang dapat dicairkan setiap semesternya.

Khusus untuk Insentif Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), tahun ini sebanyak 5 guru PAUD menerima insentif tersebut sebesar Rp 21.000.000/tahunnya. sedangkan sisanya dibayarkan pada semester kedua, jumlah keseluruhan  menjadi 30 guru TPA, Rumah Tahfidz dan Guru PAUD. insentif ini bersumber dari Dana Desa tahun 2019 yang tertuang dalam APBNagari Pauh Kambar tahun 2019.

“Insentif yang diberikan itu merupakan wujud apresiasi Pemerintah Nagari Pauh Kambar bagi jasa mereka yang telah mendidik generasi bangsa dengan ilmu agama dan pendidikan karakter,” ujarnya.

Muhammad Nur menambahkan, guru agama merupakan benteng generasi muda terhadap berbagai ancaman yang berpotensi memecah belah bangsa. Seperti radikalisme, terorisme, narkoba, berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian.

“Jangan dilihat dari besarannya. Tapi ini bentuk peduli kami, Kami peduli karena ulama pun turut berjuang merebut kemerdekaan. Berkat ulama juga, anak-anak kami dididik akhlaknya,” tandasnya mengakiri. (efa) 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional