Close

Muswil VIII PP Sumbar Ditunda, 3 Calon Siap Bersaing

KESIAPAN MUSWIL— Pra Muswil VII Pemuda Pancasila (PP) Sumbar, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan MPN Pemuda Pancasila Gunung Hutapea melakukan kunjungan dan mengecek kesiapan panitia Muswil VIII PP Sumbar, Rabu (14/9) malam.

INDARUNG, METRO–Ketua Bidang Orga­ni­sasi dan Keanggotaan MPN Pemuda Pancasila (PP) Gunung Hutapea me­laku­kan kunjungan dan menge­cek kesiapan panitia Mu­syarawah Wilayah (Mus­wil) VIII Pemuda Pancasila (PP) Sumbar, Rabu (14/9) malam lalu.

Dalam kunjungan ter­sebut, tercetuslah hasil bahwasanya jadwal Muswil VIII yang semula digelar pada 16 September sampai 17 September 2022 ditunda sepekan hingga 22 September sampai 23 September 2022.

“Kenapa ditunda? Ka­rena, kami ingin momentum Muswil VIII ini men­jadi kebangkitan Pemuda Pancasila (PP) di Sumbar. Itulah sebabnya, perlu dimatangkan perencanaan,” ucap Gu­nung Hutapea kepada se­jumlah wartawan di Pa­dang.

Selain itu, Gunung berharap, Ketua yang terpilih nantinya mampu menyelesaikan hal-hal yang selama ini tidak sinkron, baik itu di MPW, MPC dan PAC. Makanya, siapa saja nanti yang terpilih jadi Ketua, dia diharapkan mampu membawa PP Sumbar ini lebih baik.

“Siapa Ketua terpilih, dalam enam bulan harus menyelesaikan hal yang tadi saya sebutkan. Sehingga, PP Sumbar bisa memberikan kontribusi baik untuk pemerintahan, aparat negara, masyarakat dan lainnya,” tegas Gunung.

Ditambahkannya, pada Muswil VIII Pemuda Pancasila Sumbar ini sudah ada tiga calon yang men­daf­tarkan diri. Pertama, ada Roy Madea Oka (Boni) yang merupakan Ketua MPC Padang. Kedua, ada Verry Mulyadi yang saat ini menjabat Sekretaris Caretaker MPW Sumbar, terakhir ada Pilar Erigan.

“Dari ketiga calon ini, betul-betul ditelaah siapa yang pantas dipilih dan menunjukkan komitmennya. Harapan kita, pe­mim­pin baru ini mampu memberikan warna untuk PP Sumbar,” ujar Gunung.

Ditegaskan Gunung, untuk calon Ketua sendiri juga ada sejumlah persyaratan yang bisa dikatakan harus wajib dipenuhi. Yakni, harus melakukan konsolidasi dengan semua MPW, MPC dan PAC se-Sumatera Barat.

Kemudian, menyediakan atribut minimal 3000 buah, membiayai Muswil tak boleh ada proposal yang dilayangkan atau menggunakan biaya sendiri. Terakhir, menyiapkan kantor Sekretariat untuk lima tahun pertama, dan harus ada kantor perma­nen selama lima tahun itu.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua P2W Wilayah Sumatera Pemuda Pancasila, Firdaus Siregar, anggota Steering Commitee (SC) Muswil Pemuda Pancasila Bakti Sianturi, Sekretaris Caretaker MPW Sumatera Barat Verry Mulyadi, Ketua OC (Operating Commitee) me­rang­kap Plh Harian, Alfis Primatra, Ketua SC Frans Pasaribu serta anggota OC Muswil VIII Adek Hansen.

Untuk tata cara pemilihan Ketua MPW, ada tiga. Pertama, dilakukan dalam mu­syawarah-musya­warah dan rapat sesuai tingkatannya dilakukan secara musyawarah dan mufakat. Kedua, jika usulan calon Ketua MPW disepakati secara musyawarah untuk mufakat, maka yang bersangkutan terpilih secara aklamasi.

Kemudian tata cara ketiga, apabila secara mu­sya­warah untuk mufakat tidak tercapai, maka pemilihan dilakukan dengan voting dan tentunya calon Ketua MPW yang dipilih lebih dari satu. (hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top