Menu

Musrenbang RKPD Kota Solok 2021 Digelar Secara Online, Wawako Reinier: Berpacu Lebih Maju Tingkatkan Kinerja Pembangunan

  Dibaca : 337 kali
Musrenbang RKPD Kota Solok 2021 Digelar Secara Online, Wawako Reinier: Berpacu Lebih Maju Tingkatkan Kinerja Pembangunan
MUSRENBANG— Pelaksanaan Musrenbang (RKPD) Kota Solok Tahun 2021 Kota Solok dilaksanakan melalui Video Conference yang dibuka oleh Wakil Wali Kota, Reinier.

PERTUMBUHAN ekonomi Kota Solok tahun 2019, cukup menjanjikan. Dari angka pertumbuhan ekonomi Kota Solok tahun 2019 terlihat melebihi angka pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatra Barat dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Kondisi petumbuhan ekonomi ini tergambar dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Solok Tahun 2021, di E-Gov Monitoring Room Balaikota Solok, Rabu (8/4). Pertumbuhan ekonomi Kota Solok tahun 2019 tercatat sebesar 5,53 persen.

Angka tersebut berada di atas angka pertumbuhan ekonomi provinsi Sumbar yang berada di angka 5,05 persen , dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,02 persen. Bagi Pemko Solok diakui Wali Kota Solok, Zul Elfian bersama Wakil Wali Kota Solok Reinier, kondisi ini jelas menjadi suatu hal yang patut dibanggakan untuk mendorong pencapaian yang lebih baik ke depannya.

Dalam kegiatan Musrenbang RKPD Kota Solok tahun 2019 yang dibuka Wakil Wali Kota Solok, Reinier, dilaksanakan melalui media Video Conference (Vicon) yang terhubung langsung dengan Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumatera Barat Hansastri, serta seluruh kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Solok, Camat, Lurah, organisasi profesi, serta organisasi kemasyarakatan.

Dalam Musrenbang RKPD Kota Solok yang berlangsung secara online itu, berbagai usulan strategis dibahas. Partisipasi masyarakat merupakan salah satu indikator utama dalam menentukan keberhasilan pembangunan. Musrenbang yang dimulai dari tingkat bawah memiliki makna yang strategis bagi kelanjutan dan kesinambungan pembangunan di Kota Solok.

Di tahun 2021 menjadi sangat fundamental dalam upaya pencapaian Visi dan Misi Wali Kota Solok. Untuk itu strategi dan arah kebijakan pembangunan yang harus ditempuh salah satunya pencapaian kinerja perekonomian yang berbasis pada ekonomi kerakyatan.

“Kita perlu mengingat kembali bahwa filosofi dasar dari Musrenbang merupakan pembangunan keterlibatan masyarakat dalam setiap detak atau pergerakan pembangunan serta bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat,” ujar Reinier.

Selain itu, pengentasan kemiskinan, menurutnya, dengan memperluas akses terhadap pemenuhan kebutuhan hidup, kesempatan kerja, jaminan kesehatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, merupakan salah satu sasaran pembangunan Pemerintahan Kota Solok.

Disini menurut Reinier, kesinambungan pelaksanaan pembangunan perlu diciptakan. Pembangunan yang akan dilaksanakan Pemko Solok, meningkatkan kualitas infrastruktur Kota guna mendorong pengembangan ekonomi masyarakat, dengan sasaran meningkatnya ekonomi masyarakat, masih dibutuhkan kerja keras guna mewujudkannya.

“Selama 4 tahun masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, secara umum telah menujukan perubahan dan keberhasilan sebagaimana terget capaian program visi dan misi kepala daerah yang tertuang dalam RPJMD Kota Solok.” tambahnya.

Reinier, yang didampingi Kepala Bappeda Kota Solok Jonnedi, Kepala Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kota Solok Suhatmi Tole, Ketua LKAAM Kota Solok H Rusli Khatib Sulaiman, Staf Ahli Wali Kota Susweni menjelaskan, kegiatan Musrenbang kali ini, merupakan penyusunan program di tahun terakhir periode Wali Kota Solok tahun 2016-2021.

Diharapkan Reinier, kegiatan Musrenbang ini lebih ditekankan guna pencapaian visi-misi yang telah tertuang dalam RPJMD Kota Solok Tahun 2016-2021.

Seperti diakui Zul Elfian dan Reinier, masih banyak program yang menjadi visi misi Wali Kota Solok/Wakil Wali Kota Solok yang belum maksimal pencapaianya. Untuk itu didorong agar realisasi visi dan misi tersebut tuntas terlaksana sehingga membawa manfaat bagi daerah dan masyarakat banyak.

“Kita harus memperhatikan akselerasi pembangunan dalam mewujudkan visi. Berpacu untuk lebih maju meningkatkan kinerja pembangunan yang akan menjadi catatan sendiri bagi Kota Solok,” pesan Reinier melalui Video Conference.

Pelaksanaan musrenbang kali ini akan menjadi media inspiratif bagi segenap stakeholder untuk mendukung kegiatan maupun program untuk anggaran di tahun berikutnya. Tentu lanjut Reinier dilakukan sisi penajaman prioritas beberapa program untuk RPJMD akhir 2016-2021.

Dalam masa penanggulangan wabah Covid-19, pelaksanaan Musrenbang memang digelar secara Vicon. Namun kondisi ini ditegaskan Reinier jangan sampai mengurangi keseriusan dalam menyusun musrenbang RKPD Kota Solok Tahun 2021.

Dengan mengangkat tema meningkatkan Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur untuk meningkatkan daya saing daerah, dalam Musrenbang tahun 2019, ada sejumlah program yang menjadi prioritas pembangunan Kota Solok untuk tahun 2021. Selain sektor ekonomi kerakyatan yang menjadi prioritas, kelanjutkan pembangunan RSUD Kota Solok, serta kelanjutkan pembangunan kantor Dinas Pertanian Kota Solok juga diharapkan cepat rampung.

Reinier juga mengingatkan untuk menuntaskan seluruh target capaian program dan kegiatan yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021. Untuk itu lembaga legislatif, para kepala OPD, dan seluruh elemen masyarakat agar senantiasa memahami kondisi kemampuan keuangan Pemko Solok.

Dalam kegiatan Musrenbang tingkat Kota Solok itu, Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can menyampaikan bahwa pokok pikiran anggota DPRD merupakan salah satu usulan dalam rancangan awal RKPD. Melalui musyawarah berjenjang, rencana strategis OPD dan mengakomodir pokok pikiran seluruh anggota DPRD berdasarkan hasil reses, akan menjadi bahan yang akan dibahas lagi untuk proses penganggaran selanjutnya dalam KUA-PPAS yang akan menjadi rujukan kerangka APBD 2021.

Dan agar program dan kegiatan yang nantinya dilahirkan lebih berjalan maksimal, Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat Hansastri mengatakan, integrasi, sinergi dan sinkronisasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi, serta nasional dan alokasi kegiatan strategis nasional harus berjalan satu arah. (**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional