Menu

Musrenbang 2021 Aspirasi Masyarakat

  Dibaca : 482 kali
Musrenbang 2021 Aspirasi Masyarakat
TEKEN— Bupati Solok Gusmal menandatangani berita acara dalam kegiatan yang muncul dalam Musrenbang.

MUSYAWARAH Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2021 diharapkan benar-benar merupakan aspirasi masyarakat. Untuk itu, masyarakat diharapkan proaktif mengawal hasil Musrenbang hingga terlaksananya pembangunan itu sendiri. Bupati Solok Gusmal mengungkapkan, Musrenbang merupakan salah satu proses awal dalam menetapkan program kerja pemerintah. Di sini keterlibatan masyarakat secara langsung ikut menentukan.

“Kita perlu mengingat kembali bahwa filosofi dasar dari Musrenbang merupakan pembangunan keterlibatan masyarakat dalam setiap detak/pergerakan pembangunan serta bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat,” ujar Gusmal. Artinya, kata Gusmal, pembangunan harus benar-benar dilaksanakan dari, oleh, dan untuk masyarakat. Semakin tinggi kepedulian atau partisipasi masyarakat pada proses-proses perencanaan, maka keluaran dan hasil bahkan manfaat dan dampak pembangunan akan lebih optimal bagi masyarakat.

Partisipasi masyarakat merupakan salah satu indikator utama dalam menentukan keberhasilan pembangunan. Musrenbang tahun 2020 yang telah dimulai dari tingkat bawah memiliki makna yang strategis bagi kelanjutan dan kesinambungan pembangunan di Kabupaten Solok sebagai bagian dari sistem perencanaan pembangunan.

Untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2021 merupakan RKPD tahun terakhir pelaksanaan RJPMD tahun 2016 – 2021. Dan berkaitan hal tersebut acuan dalam penyusunan RKPD tahun 2021, lanjut Gusmal evaluasi capaian kinerja tahun 2019 dan evaluasi triwulan pertama tahun 2021.

Begitu juga prioritas pembangunan nasional dalam rencana kerja pemerintah tahun 2021 dan isu-isu strategis yang berkembang saat ini dan prediksi masa mendatang baik didaerah, regional, nasional maupun global. Dalam penyusunan RKPD tahun 2021 dan sebelum rangkaian Musyawarah perencanaan pembangunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2021 dimulai, didahului dengan penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Kemudian, secara umum rangkaian musyawarah perencanaan pembangunan telah didahului dengan Rangkaian pelaksanaan musrenbang nagari telah dilaksanakan pada tanggal 3-31Desember 2019. Rangkaian pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat kecamatan telah dilaksanakan pada tanggal 3-13 Februari 2020. Pelaksanaan forum perangkat daerah dalam rangka penajaman target kinerja,sasaran,program dan kegiatan,lokasi dan kelompok sasaran yang telah disusun dalam rancangan awal rencana kerja perangkat daerah tahun 2021 dan menyepakati rencana prioritas pembangunan hasil musrembang RKPD tingkat kecamatan telah dilaksanakan pada tanggal 17-19 Maret 2020.

Dan tahun 2021 menjadi sangat fundamental dalam upaya pencapaian visi dan misi Kabupaten Solok, karenanya strategi dan arah kebijakan pembangunan yang harus ditempuh salah satunya pencapaian kinerja perekonomian yang berbasis pada ekonomi kerakyatan. Dalam arahannya, Gusmal menyampaikan, proses musrenbang tahunan yang diselenggarakan mulai dari tahap rembuk jorong, musrembang nagari, musrembang RKPD tingkat kecamatan, forum perangkat daerah sampai musrembang RKPD yang dilaksanakan pada hari ini memiliki peran strategis dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah kabupaten solok ditahun berikutnya.

Rangkaian kegiatan ini berfungsi sebagai konsultasi publik untuk menyelaraskan rancangan RKPD dengan usulan dari masyarakat melalui setiap tahapan musrembang,dimana didalamnya terjadi proses negosiasi, rekonsiliasi dan harmonisasi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan non pemerintah sekaligus untuk mencapai konsensus bersama mengenai prioritas kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2021. “Diharapkan kepada seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Solok memberi perhatian serius dan optimal terhadap rangkaian proses ini serta terlibat aktif agar tujuan untuk menjadikan musrembang sebagai instrumen penting dalam perencanaan dan penganggaran yang partisipatif dapat kita wujudkan,” ungkapnya.

“Perencanaan pembangunan yang kita rancang diharapkan tidak hanya berupaya untuk menyelesaikan permasalahan pada saat ini,namun juga mampu mengantisifasi permasalahan di masa datang,” lanjutnya. Ditegaskan, Musrenbang RKPD pada hari ini merupakan musrembang terakhir dalam pencapaian target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2016-2021

Proses perencanaan pembangunan merupakan sebuah rangkaian yang tidak terpisahkan dari proses penganggaran serta penyusunan rancangan APBD berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Kegiatan Musrenbang RKPD tahun 2021 ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antar perangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan di kabupaten solok

Di sini, menurut Gusmal, kesinambungan pelaksanaan pembangunan perlu diciptakan. Pembangunan yang akan dilaksanakan Pemkab Solok, meningkatkan kualitas infrastruktur guna mendorong pengembangan ekonomi masyarakat, dengan sasaran meningkatnya ekonomi masyarakat, masih dibutuhkan kerja keras guna mewujudkannya. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional