Close

Mulyadi Muslim: ABS-SBK harus Dioptimasilasikan di Sumbar

NARASUMBER— Sekretaris MUI Kota Padang Mulyadi Muslim dalam acara peningkatan kapasitas lembaga adat Angkatan IX tahun 2021 yang digelar Pemko Padang di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Jumat (17/9).

PADANG, METRO–Diskursus pertentangan antara adat dan agama sebenarnya sudah selesai sejak lebih kurang dua abad yang lalu. Ketika Sumpah Sati Marapalam sudah disepakati. Maka Inyiak Canduang dan koleganya sudah mendorong ulama dan tokoh adat untuk saling menguatkan dan menopang.

“Sehingga adat nan sabana adat betul-betul kokoh bagi setiap anak Minangkabau. Diasak in­dak layua diungka indak mati. Karena adat adalah jasad yang ruhnya adalah agama. Itulah kearifan lokal Minangkabau yang telah berurat berakar sejak dulunya,” kata Sekretaris MUI Kota Padang Mulyadi Muslim dalam acara pe­ningkatan kapasitas lem­baga adat Angkatan IX tahun 2021 yang digelar Pemko Padang di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Jumat (17/9).

Tokoh politik muda Kota Padang yang digadang-gadang sebagai calon Wa­kil Wali Kota Padang ini me­nyebutkan,  tokoh agama dan adat adalah pemilik sah negeri ini. Maka me­reka harus dibawa sahilia samudiak oleh pemerintah dalam membangun dan memajukan sumbar.

“Tali tigo sapilun atau tungku tigo sajarangan harus bisa duduak samo randah dan tagak samo tinggi di setiap levelnya. Oleh karenanya Perda Sum­­­bar nomor 7 tahun 2018, harus diterjemahkan dalam bentuk perda Kota/Kabupaten  sesuai dengan adat sabatang panjang  dan atau minimal dalam bentuk perwako/perbup,” kata Mu­l­yadi Muslim yang juga pe­giat Pendidikan di Ya­yasan Ar Risalah Padang ini.

Kemudian tahap beri­kut­nya, sebut Mulyadi Mus­lim, dalam bentuk pe­ra­turan nagari sesuai de­ngan adat salingka nagari. Jika ini terealisasi, maka bicara tentang imple­men­tasi ABS SBK (adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah) tidak lagi seke­dar retorika dalam janji kampanye.

“Saatnya kita men­do­rong Bupati dan Wali Kota se-Sumbar bergerak cepat untuk implementasi ABS-SBK. Karena mereka yang punya nagari di kota dan kabupaten,” sebut ketua pengurus Masjid Agung Nurul Iman Padang ini. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top