Menu

Mulai 10 Agustus 2021, Perjalanan KA Lembah Anai-Kayutanam-BIM Dibatalkan

  Dibaca : 94 kali
Mulai 10 Agustus 2021, Perjalanan KA Lembah Anai-Kayutanam-BIM Dibatalkan
BATALKAN OPERASIONAL— Untuk mendukung upaya pemerintah menghambat penyebaran Covid-19, PT KAI Divre II Sumbar mulai 10 Agustus membatalkan operasional perjalanan KA Lembah Anai relasi Kayutanam BIM.

SIMPANG HARUS, METRO–Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menghambat penyebaran Covid-19, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Divre II Sumatera Barat (Sumbar) mulai 10 Agustus 2021 membatalkan operasional perjalanan KA Lembah Anai  relasi Kayutanam – Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Pu­lang Pergi (PP).

Kebijakan pembatalan ini selain menghambat penyebaran Covid-19, juga bertujuan untuk mening­kat­kan kehandalan sarana KA Lembah Anai,

Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, Erlangga Budi Laksono meng­ung­kapkan, perjalanan KA Lem­­bah Anai untuk semen­tara waktu akan berhenti beroperasi dan akan dila­kukan perawatan sarana sampai tanggal 23 Agustus 2021.

Sementara, untuk per­ja­lanan KA Sibinuang relasi Padang  Naras maupun sebaliknya Naras – Padang beroperasi se­perti biasa. Yaitu delapan perjalanan setiap harinya.

Sedangkan untuk ope­rasional KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie  BIM maupun sebaliknya BIM  Pulau Aie, mulai 1 Agustus 2021 beroperasi dengan enam perjalanan per hari dari sebelumnya 12 perja­lanan. “Kebijakan ini diber­lakukan sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan,” ung­kap­nya.

Bagi pelanggan peng­guna KA Sibinuang dan Minangkabau Ekspres, ter­kait perpanjangan PPKM Level 4 mulai 10  16 Agustus 2021, hanya berlaku untuk perkantoran sektor esen­sial dan kritikal.

Untuk dua sektor ini dibuktikan dengan surat tanda registrasi pekerja atau surat keterangan lain­nya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setem­pat. Atau surat tugas dari pimpinan perusahaan.

“Pelanggan KA Lokal tidak diwajibkan untuk me­nunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil ne­gatif tes RT-PCR atau Ra­pid Test Antigen. Namun akan dilakukan pemerik­saan Ra­pid Test Antigen secara acak kepada para pelang­gan di stasiun, te­rang­nya.

Setiap pelanggan h­arus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya pen­ciu­man, diare, dan de­mam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat Celsius. Serta me­makai masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mu­lut.

PT KAI mendukung pe­nuh seluruh kebijakan pe­merintah pada masa pandemic, untuk menekan pe­nye­baran Covid-19 dan ber­komitmen mematuhi perpanjangan PPKM Level 4. Khususnya di wilayah Sumatera Barat.

“Kami memohon maaf bilamana terdapat calon penumpang yang ter­dam­pak dalam pembatalan jad­wal perjalanan ini. Hal ini se­­ba­gai upaya mengu­ra­ngi mobilisasi masyarakat, guna pencegahan penye­baran Covid-19 di Indonesia. Terutama di wilayah Sumatera Barat. Serta me­ningkatkan kehandalan sarana, dengan melakukan perawatan rutin selama masa pandemi ini,” ucap­nya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional