Close

Muktamar KAMMI di Sumbar, Andre Rosiade Bicara Kerja Nyata Wujudkan Keadilan Sosial

Andre Rosiade, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra.

ADINEGORO, METRO–Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerin­dra, Andre Rosiade, mem­beberkan perannya sebagai anggota legis­latif dalam rangka me­wujudkan keadilan sosial di Indonesia. Hal itu di­sampaikan dalam forum Muktamar XII KAMMI bertema “Arah Kontri­busi Alumni dalam Me­wujudkan Keadilan So­sial” yang digelar Sabtu (13/11) di Bukittinggi.

Andre yang juga Ke­tua DPD Gerindra Sum­bar me­ngatakan, secara konsep­tual keadilan sosial bisa terwujud dalam lingkup demokrasi di Indonesia bila sistem politik yang ada melahirkan pe­mimpin ne­ga­rawan yang mampu me­wujudkan sila ke 5 dalam Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam konteks legis­latif, Andre mengatakan para anggota dewan me­miliki peran krusial dalam mewujudkan keadilan so­sial. Hal itu ditempuh de­ngan cara menjalankan fungsi legislatif seperti membuat undang-undang, menyusun anggaran da­lam postur belanja APBN atau APBD, serta mela­kukan pengawasan. “Jika fungsi legislatif itu dija­lankan dengan baik maka keadilan sosial pasti bisa terwujud,” kata Andre.

Andre mengatakan, upa­ya negara dalam me­wu­judkan keadilan sosial sejatinya telah dimulai se­jak Indonesia merdeka. Kala itu, pemerintah mem­bentuk Badan Usaha Milik Negara yang cita-cita uta­manya untuk kesejah­te­raan rakyat. Namun, sam­pai detik ini cita-cita itu belum terwujud.

Alih-alih berkontribusi menambah kas negara, banyak beredar kabar se­jum­lah BUMN kita bang­krut dengan mewariskan hutang triliunan rupiah. “Untuk menjawab tanta­ngan itu, saya Andre Rosia­de sebagai anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Par­tai Gerindra yang bermitra dengan Kementerian BU­MN, Insya Allah telah dan akan selalu menjalankan fungsi sebagai anggota parlemen,” tegas Andre.

Sebagai mitra Kemen­terian BUMN, Andre me­ngatakan secara konsisten mendorong agar perusa­haan-perusahaan pelat me­rah itu memberikan ke­untu­ngan kepada negara se­kaligus menjalankan fung­si sosial untuk masyarakat.

Dalam urusan penang­gu­langan Covid-19 misal­nya, Andre mendorong kepada holding BUMN Far­masi yang memiliki apotik dan klinik serta seluruh rumah sakit milik BUMN bisa membuka gerai vaksi­nasi gratis dan menga­dakan tes PCR murah un­tuk masyarakat.

Andre juga mendorong pemerintah untuk bersiap menghadapi ancaman ge­lombang ketiga Covid-19 dengan menyiapkan infras­turktur kesehatan. Alumnus KAMMI ini juga ber­hasil mendorong rumah sakit BUMN membangun Rumah Sakit Modular III berkapa­sitas 300 ICU dan 500 bed.

Bahkan, Partai Gerin­dra Provinsi Sumatera Ba­rat yang dipimpin Andre juga telah membantu pe­me­rintah pusat dan daerah untuk memberikan fasilitas vaksin gratis kepada ma­syarakat untuk mendukung pembangunan di Indonesia khususnya di Provinsi Sumatera Barat.

“Di saat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kesulitan mendapatkan vaksinasi, Partai Gerindra sudah melakukan vaksi­nasi gratis sebanyak 50 ribu dosis di 19 Kota dan Kabupaten di Sumatera Barat. Alhamdulillah Gerin­dra adalah partai terbesar nomor satu di Sumatera Barat, tentu kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa kehadiran kami s­e­ba­gai ketua partai, sebagai alumni KAMMI yang di­tugaskan menjadi ketua partai di Sumatera Barat, tentu harus berkontribusi positif,” kata Andre.

Tak hanya soal vak­si­nasi dan PCR murah, An­dre juga kencang menyua­rakan opsi penyelamatan mas­kapai penerbangan kebang­gan nasional kita, Garuda Indonesia. Dia juga men­do­rong Kementerian BUMN bersikap tegas de­ngan me­laporkan dugaan korupsi di Garuda Indonesia kepada penegak hu­kum.

“Itu salah satu contoh kerja nyata anggota DPR, yang tugasnya adalah bi­cara dan menyampaikan aspirasi di ruang rapat, mendesak mitra-mitranya melaksanakan kesepa­ka­tan rakyat, bukan bicara di Twitter atau Facebook sea­kan-akan anda bukan peja­bat negara. Jadi ang­gota DPR itu hadir rapat karena di situ kita digaji oleh rak­yat,” tegas ketua harian DPP Ikatan Keluarga Mi­nang (IKM) ini.

Dalam kesempatan itu, Andre berpesan kepada para aktivis KAMMI agar bisa berkontribusi positif dalam upaya mewujudkan keadilan sosial bagi ma­sya­rakat. “Pesan kami ke­pada adik-adik, alumni KAMMI itu harus bisa ber­kontribusi positif dimana pun kita ditugaskan. Alum­ni KAMMI bisa mewu­jud­kan keadilan sosial kalau kita bersungguh-sungguh menjalankan amanah yang diberikan kepada kita,” kata Andre. (*/r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top