Menu

MUI: Menimbun Tabung Oksigen dan Obat Hukumnya Haram

  Dibaca : 108 kali
MUI: Menimbun Tabung Oksigen dan Obat Hukumnya Haram
M Ali Ramdhani

JAKARTA, METRO–Pemberlakuan Pem­ba­ta­san Kegiatan Masya­rakat (PPKM) Darurat su­dah di­berlakukan sejak 3 Juli ke­marin. Sebagian ma­syara­kat pun panik dan membo­rong berbagai ke­butuhan.

Di sisi lain, ada seba­gian masyarakat yang mem­butuhkan segera obat-oba­tan dan tabung oksigen akibat positif Covid-19. Hal ini tentunya sangat miris, merek­a yang mem­butuh­kan tidak memiliki akses untuk mendapatkannya dan mengancam kesela­matan jiwanya.

Ketua Bidang Fatwa Ma­jelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sho­leh pun mengingatkan Fat­wa MUI Nomor 14 Tahun 2020 yang menegaskan bahwa tin­dakan yang me­nimbulkan kepanikan dan menye­bab­kan kerugian publik. Seperti memborong dan menim­bun bahan ke­butuhan pokok dan me­nimbun masker hu­kumnya haram.

Termasuk memborong obat-obatan, vitamin, ta­bung oksigen yang me­nyebabkan kelangkaan se­hingga orang yang mem­butuhkan dan bersifat men­desak, tidak dapat mem­perolehnya.

“Penimbunan kebu­tu­han pokok tersebut tidak diperkenankan sekalipun untuk tujuan jaga-jaga dan persediaan, sementara ada orang lain yang mem­butuhkan secara sa­ngat mendesak,” terang dia, Minggu (4/7). (jpg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional