Menu

MUI Kabupaten Tanah Datar ajak Tomas Perangi Pekat

  Dibaca : 81 kali
MUI Kabupaten Tanah Datar ajak Tomas Perangi Pekat
MUI Kabupaten Tanah Datar menggelar Pertemuan dengan para tokoh masyarakat (Tomas) dan pengurus MUI Kecamatan se Kabupaten Tanah Datar yang bertemakan Ulama Berfatwa, di aula Kantor Kemenag Kabupaten Tanah Datar Rabu (7/7).

TANAHDATAR, METRO–MUI Kabupaten Tanah Datar menggelar Perte­muan dengan para tokoh masyarakat  (Tomas) dan pengurus MUI Kecamatan se Kabupaten Tanah Datar yang bertemakan Ulama Berfatwa, di aula Kantor Kemenag Kabupaten Tanah Datar Rabu (7/7).

Ka Kankemenag meminta para tokoh masyarakat dan orang tua untuk selalu mengawasi para putra putrinya agar terhindar dari penyakit masyarakat tersebut.

Kemudian terkait dengan pelaksanaan SE Menag RI. No. 15, 16, 17, 18 dan 19 tentang teknis dan Pelaksanaan Ibadah Shalat Idul Adha dan Ibadah Qurban tahun 1442 H/2021 M, bukan melarang masyarakat untuk melaksanakan ibadah shalat Idul Adha dan Ibadah qurban, tetapi mengatur pelak­sanaan ibadah itu.

Kemudian untuk memerangi penyakit masyarakat Ka Kankemenag meminta MUI, Kemenag dan Pemda (Kesbangpol) untuk duduk bersama merumuskan program dalam usaha memberantas penyakit masya­rakat.

Sementara Ketua MUI Tanah Datar H. Masnefi menyampaikan, MUI akan mencarikan solusi untuk memerangi penyakit masyarakat (Narkoba, LGBT, Miras, dan penyakit masyarakat lainnya) dengan menurunkan bidang agama ke Masjid-masjid yang ada di Tanah Datar untuk  menyampaikan pesan pesan moral kepada masyarakat guna memerangi penyakit masyarakat tersebut.

Ketua MUI berharap agar Pemda,  Kemenag dan MUI serta tokoh masyarakat Tanah Datar untuk dapat bekerjasama dalam memerangi penyakit masyarakat tersebut.

Kepala Kesbangpol Tanah Datar Irwan me­nyampaikan daerah Kabupaten Tanah Datar sudah sangat banyak ancaman baik Narkoba, LGBT, Miras dan penyakit masyarakat lainnya.

Sebagai warga masyarakat Tanah Datar dan orang tua bagi anak-anak di rumah saat ini harus berhati hati menjaga putra putri kita agar jangan sampai terimbas dengan penyakit masyarakat tersebut.

Irwan menjelaskan kasus narkoba selama tahun 2020 terjadi sebanyak 62 kasus dengan jumlah tersangkanya mencapai sebanyak 120 orang.

Karena bahaya narkoba itu tidak memandang kaya dan miskin sipemakainya, tambahnya. Untuk itu Kesbangpol atas nama pemerintah daerah Tanah Datar para Da’i, Mubaligh, Ulama, dan Penyuluh Agama Se Kabupaten Tanah Datar melalui Kemenag dan MUI Tanah Datar untuk bersama-sama me­nyampaikan pesan moral kepada masyarakat dalam usaha memerangi penyakit masyarakat di Kabupaten Tanah Datar. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional