Menu

Muhammad Kace Menghina Nabi dan Umat Islam, PPP: Jangan Sampai tidak Diproses Hukum

  Dibaca : 84 kali
Muhammad Kace Menghina Nabi dan Umat Islam, PPP: Jangan Sampai tidak Diproses Hukum
Arsul Sani

JAKARTA, METRO–Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyatakan banyak elemen masyarakat marah dengan pernyataan YouTuber Muhammad Kace yang diduga telah melakukan penistaan agama dan menghina Nabi.  Menurut Arsul, berbagai elemen masyarakat meminta kepada PPP untuk mengawal kasus tersebut. “Masyarakat menyampaikan kepada PPP agar jangan sampai kasus itu tidak diproses hukum,” kata Arsul Sani kepada JPNN.com, Senin (23/8)

Anggota Komisi III DPR itu mengatakan kasus tersebut akan dibawa ke dalam rapat bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran. Menurutnya, PPP akan terus menyuarakan kasus tersebut apabila Muhammad Kace tidak diproses hukum.  “Akan kami suarakan kasus ini apabila proses hukumnya tidak berjalan sebagaimana mestinya,” kata dia.

Wakil ketua MPR itu menambahkan kasus ini tidak bisa dipandang sebagai sebuah kebebasan berekspresi atau berpendapat, lantaran telah masuk pada ruang penistaan terhadap ajaran agama maupun Nabi Muhammad SAW.

“Dari sisi ketentuan pidananya baik Pasal 156A KUHP maupun berdasarkan UU ITE maka Muhammad Kace bisa dijerat secara pidana,” tutur Arsul Sani.

Sebelumnya, Muhammad Kace telah dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Sabtu (21/8) malam. Baca Juga: Gus Yaqut Ucapkan Selamat Hari Raya kepada Umat Baha’i, Chandra Singgung Penistaan Agama Dia dilaporkan atas tuduhan penistaan agama melalui siaran langsung di YouTube.

Sudah Banyak yang Melaporkan Kelakuan Muhammad Kece kepada Polisi

Sementara itu Bareskrim Polri sudah mulai melakukan penyelidikan dugaan penistaan agama Islam yang dilakukan Youtuber Muhammad Kece. Penyelidikan dilakukan setelah ada empat laporan yang masuk ke kepolisian terkait kelakuan Muhammad Kece.

“Penyelidikan sedang berjalan,” kata Kaba­res­krim Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (23/8).

Komjen Agus menyebut, ada empat laporan yang diterima Polri terkait dengan Muhammad Kece, satu di antaranya ada di Bareskrim Polri dan tiga laporan ada di sejumlah wilayah. Dalam menindaklanjuti laporan ini, pihaknya mengerahkan sumber daya yang ada, kemudian melacak video yang viral di tengah masyarakat, termasuk lewat patroli siber.

“Gabungan lah, ya, ini ‘kan viral, Bareskrim juga ada patroli siber,” kata Agus.

Bareskrim Polri menarik laporan dugaan penistaan agama oleh Muhammad Kece yang ada di da­erah ke tingkat Mabes Polri agar proses terpusat di Bareskrim. Laporan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Muhammad Kece diterima oleh Bareskrim Polri pada Sabtu (21/8) malam. “Semua akan dikumpulkan di Ba­reskrim,” ujarnya.

Komjen Agus memastikan akan ada pemeriksaan terhadap terlapor. Namun, dia enggan membeberkan kapan pemeriksaan tersebut. Kepala Divisi Humas Polri IrjenPol. Argo Yuwono menambahkan Polri akan mengecek sejauh mana penyelidikan perkara tersebut.

“Kemarin ‘kan Minggu, ya, hari ini saya coba cek ke Siber dulu,” kata Argo. Viral di media sosial seorang youtuber Muhammad Kece menggunggah konten yang menistakan agama Islam, seperti mengubah pengucapan salam. Muhammad Kece juga mengu­bah beberapa kalimat dalam ajaran Islam dan menghina Nabi Muhammad SAW. (mcr8/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional