Menu

MTSN 6 Talang Babungo Ditinjau Tim Pusat, Diharapkan Penilaian LSS Secara Objektif

  Dibaca : 303 kali
MTSN 6 Talang Babungo Ditinjau Tim Pusat, Diharapkan Penilaian LSS Secara Objektif
PENYAMBUTAN— Kedatangan tim penilai Lomba Sekolah Sehat tingkat nasional disambut oleh pihak sekolah. (ist)

SOLOK, METRO – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Solok Aswirman mengatakan, sekolah MTSN 6 Talang Babungo merupakan salah satu sekolah terbaik di Kabupaten Solok. Diharapkan para tim penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat nasional 2019 dapat memberikan penilaian secara objektif.

“Kami sudah melakukan penilaian internal, namun demikian kami menyerahkan sepenuhnya kepada tim untuk melakukan penilaian,” ujar Aswirman.

Ia juga meminta selain menilai tim penilai juga dapat memberikan pemahaman agar Pemkab Solok bisa melakukan perbaikan di sekolah-sekolah. Sementara itu, Ketua Tim Penilaian Sekolah Sehat Drs.H.Syamsul Bahri mengatakan, Kementerian Kesehatan dalam penilaian sekolah sehat untuk tahun ini ada perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu ditambah dengan Sekolah Sehat Berkarakter.

“Selain menilai sekolahnya, kita akan mengukur sejauh mana karakter yang sudah tertanam pada peserta didik yakni bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat itu sudah menjadi budaya yang dibangun peserta didik di lingkungan sekolahnya,” katanya.

Dalam penilaian, pihaknya akan melakukan verifikasi melalui observasi yang dilakukan untuk melihat apakah data yang masuk ke pusat sesuai dengan fakta di lapangan. “Ini yang kita nilai apakah standar sekolah sehat yang disusun tim penilai telah terpenuhi di sekolah ini. Jika terpenuhi maka kita pastikan gelar sebagai Sekolah Sehat dapat diraih,” katanya.

Untuk tahun 2019 Lomba Sekolah Sehat ini diikuti 25 provinsi diseluruh Indonesia dan untuk Sumbar diwakili 4 Kabupaten/ Kota dan salah satunya adalah Kabupaten Solok. Selain itu, pada perlombaan sekolah sehat tahun ini ada tiga kategori yang akan diraih setiap sekolah yang ikut yakni best perfomance, best acitmane dan best attitude performance.

Seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Solok dapat menjadi tempat pembentukan karakter bagi anak. Apalagi pada penilaian Sekolah Sehat Tingkat Nasional tahun ini termasuk di dalamnya pembentukan dan pengembangan karakter atau perilaku dari seluruh anak-anak peserta didiknya.

“Saya sangat setuju adanya penilaian dari segi pembentukan karakter anak, khususnya kepada seluruh sekolah yang memang masuk menjadi penilaian sekolah sehat ini,” katanya

Ia mengaku, pengembangan karakter anak inilah yang menjadi alasan Pemerintah Kabupaten Solok mendirikan Sekolah Umum Berbasis Pesantren (SUBP) pada 2017 lalu, hingga saat ini mempersiapkan pembentukan karakter yang lebih baik kepada anak-anak sejak dini hingga generasi ke depannya.

Salah satu langkah riil yang dilakukan yakni Pekab Solok telah menerapkan sekolah umum berbasis pesantren tingkat SMP berjumlah 17 SMP dari total 67 SMP se Kabupaten Solok dan 85 Sekolah Dasar dari jumlah 378 sekolah dasar. Aturan yang diterapkan sejak 2017 lalu ini menjadi satu-satunya yang diberlakukan pemerintah daerah di Indonesia. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional