Close

MTQ Tingkat Provinsi Sumbar ke-38 di Kota Solok, Jadikan Istimewa dan Terunik

WAKIL Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat menggelar rapat persiapan MTQ bersama Wakil Wali Kota Solok Reinier.

PELAKSANAAN MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat ke-38 di Kota Solok, disebut-sebut istimewa dan unik. Pasalnya, kegiatan MTQ ini seakan menjadi miniatur MTQ tingkat nasional tahun 2020 mendatang dimana Provinsi Sumatera Barat ditunjuk sebagai tuan rumah.

Bagi Kota Solok, pelaksanaan MTQ tingkat Sumbar ini memang menjadi tanggung jawab besar dan dapat dikatakan menjadi ukuran bagi kesuksesan MTQ tingkat nasional nantinya. Menyadari tanggungjawab yang besar itu, Wali Kota Solok Zul Elfian bersama Wakil Wali Kota Solok Reinier tidak henti-hentinya mendorong semua pihak untuk berperan aktif termasuk masyarakat luas.

Disebut istimewa, pelaksanaan MTQ tingkat Sumbar di Kota Solok ini merupakan miniatur pelaksanaan MTQ tingkat nasional nantinya. Dikatakan miniatur MTQ tingkat nasional, dalam pelaksanaan MTQ tingkat provinsi Sumbar ke 38 di Kota Solok ini, secara teknis dan materi lomba mengacu pada pelaksanaan MTQ tingkat nasional nantinya.

Dimaksudkan Zul Elfian, seluruh teknis pelaksanaan dan sarana prasarana pendukung yang diaplikasikan pada MTQ Nasional akan diterapkan pada MTQ ke 38 Tingkat Sumbar di Kota Solok. Dengan demikian suksesnya pelaksanaan MTQ tingkat Sumbar di Kota Solok akan menjadi ukuran untuk kesuksesan pelaksanaan MTQ tingkat nasional yang dihelat tahun 2020 mendatang dan Sumbar menjadi tuan rumah.

Dalam alek besar MTQ tingkat provinsi Sumbar di Kota Solok kali ini, selain melombakan cabang yang memang mengacu pada MTQ tingkat nasional juga dilombakan Tartil Eksekutif yang pesertanya pejabat eselon II antar Kabupaten dan Kota se Sumbar. Cabang ini dapat dikatakan unik.

”Penyelenggaraan MTQ Tingkat Sumatera Barat yang tahun ini dilaksanakan di Kota Solok merupakan MTQ yang terbilang unik dan istimewa,” ujar Zul Elfian yang selalu memotivasi semua pihak untuk berperan aktif demi kesuksesan Kota Solok sebagai tuan rumah.

Bahkan Zul Elfian sangat diharapkan seluruh komponen dari semua kabupaten/ kota di Sumbar untuk bersinergi menyukseskan iven ini dalam rangka memberikan indikasi positif terhadap pelaksanaan MTQ nasional nantinya.

”Kesuksesan MTQ tingkat Sumbar di Kota Solok ini merupakan refleksi kesuksesan Sumatera Barat menjadi tuan rumah MTQ Nasional tahun 2020 mendatang,” tambahnya.

Bagi Kota Solok ditunjuknya sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Sumbar tahun 2019 ini, menjadi momentum besar dalam mempertegas terwujudnya kehidupan masyarakat yang agamais di Kota Solok. Tentunya dalam naungan kota beras serambi madinah yang menjadi harapan.

Selain itu, dengan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi Sumbar ini, Kota Solok jelas akan menjadi pusat perhatian dan akan dikunjungi oleh banyak masyarakat dari luar. Mempersiapkan diri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi tamu yang akan datang serta memberikan kenyamanan sangat menentukan kepuasan masyarakat luar yang bertandang ke kota Solok.

”Selain sebagai momentum menarik, kunjungan masyarakat luar ke kota Solok akan memberikan dampak positif. MTQ tingkat provinsi Sumbar setidaknya juga membawa gairah bagi masyarakat untuk lebih memakmurkan masjid dengan lantunan ayat suci Al Quran,” ujar Wakil Wali Kota Solok Reinier yang juga ketua pelaksana.

Pada dasarnya menurut Reinier, MTQ bukan hanya sebagai ajang mencari prestise, tapi menjadi wahana menumbuhkan kegemaran masyarakat terutama generasi muda dalam membaca Al-Quran. Selain itu juga sebagai ajang silahturrahmi dalam membangun kedekatan antara masyarakat dan pemerintah daerah. Apalagi ditengah gencarnya semangat pembangunan keagamaan di Kota Solok. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top