Menu

Motor Curian Jambret Dibakar Massa

  Dibaca : 1042 kali
Motor Curian Jambret Dibakar Massa
Habib Aboe Bakar Al Habsy
pencuri motor - posmetroweb

ilustrasi

PADANG, METRO–Gagal menjambret mahasiswi, dua pemuda ditangkap warga di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Rabu (16/9). Keduanya langsung diamankan di Poksekta Pauh. Warga yang sudah geram sempat menghajar pelaku.

Beruntung anggota kepolisian yang berada di lokasi kejadian dan mengamankan.
Tak bisa melampiaskan kemarahannya, massa membakar sepeda motor Suzuki Satria EF yang digunakan kedua pelaku. Usai dimankan oleh warga, R (18) warga Kecamatan Nanggalo dan F (18), warga Tabing, Kototangah masih menjalani peneriksaan polisi.

Kejadian ini bermula saat korban Aigret (22) nengendarai sepeda motor di kawasan Jamsek, Kelurahan Kapalo Koto sambil menelepon temannya. Setelah dia selesai menelepon, mahasiswi ini meletakkan telepon genggamnya di dalam dashboard motornya.

Ternyata, pelaku memantau gerak-gerik korban yang merupakan warga Jalan M Hatta, Pauh. Bahkan sejak korban berbelanja di salah satu minimarket, dan lansung memasang strategi melakukan eksekusi.

”Kami sudah membuntutinya. Saya lihat korban menaruh HP di dashboard, di saat ada kesempatan, saya langsung memepet korban, dan teman saya Fauzi langsung mengambil handphone korban dan langsung kabur,” kata pelaku R.

Mengetahui barangnya diambil, korban berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Pelaku yang kabur menggunakan sepeda motor, dikejar warga hingga ke persimpangan Pasar Baru, Kecamatan Pauh sebelum akhirnya kehabisan bensin.

”Saat saya coba kabur, tiba-tiba sepeda motor yang saya gunakan habis minyak, saya hilang akal untuk mencari jalan kabur, sementara warga sudah sangat ramai mengejar saya. Saya masukkan ke rumah warga sepeda motor itu, dan saya langsung berlari,” ungkap R.

Walaupun memilih kabur dengan berlari, kedua pelaku bernasib sial, sebab warga berhasil mengepungnya dan langsung nenangkapnya. Usai ditangkap, warga yang kesal, kemudian memukuli kedua pelaku dan membakar sepeda motor yang dikendarai oleh dua tersangka ini. Beruntung anggota kepolisian yang kebetulan di lokasi kejadian langsung mengamankan kedua tersangka ke Polsek Pauh.

Sementara itu, menurut pengakuan F, dia baru sekali beraksi. Dia dan R merupakan teman SMP. Akibat perbuatannya, kedua tersangka akhirnya mendekam di balik jeruji besi. Mereka terancam pasal berlapis terkait dengan aksi jambret dan curanmor.

Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana, melalui Kapolsek Pauh, Kompol Wirman mengatakan, saat diperiksa ditemukan kunci T di dalam saku celana. Diduga sebelum melakukan aksi jambret, keduanya merencanakan aksi curanmor di kampus Unand.
”Kunci T menambah kecurigaan. Mereka juga melakukan aksi Curanmor. Kita langsung mengorek keterangan. Ternyata benar, terungkap ada 38 TKP yang pernah jadi tempat beraksi,” kata Wirman.

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui R telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus Curanmor. “Bahkan sepeda motor yang digunakan tersangka yang dibakar, merupakan hasil curian di Pariaman,” ungkap Wirman. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional