Menu

Motor Bos Karaoke Dicuri Anak Buah

  Dibaca : 1054 kali
Motor Bos Karaoke Dicuri Anak Buah
Penyerahan bantuan APD dari Audy Joinaldy kepada PMI Kota Padang, Kamis (13/8).
pencuri motor - posmetroweb

ilustrasi

PADANG, METRO–Tengah asyik duduk-duduk di Ruang Taman Hijau (RTH) Imam Bonjol, seorang remaja putus sekolah diamankan Tim Opsnal Polsekta Padang Selatan, Rabu (25/11) sore. Pelaku diamankan karena diduga melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor milik bosnya sendiri.

Pelaku yang berinisal RH (16), warga Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan ternyata juga pernah tersandung kasus pencurian handphone, dan sempat mendekam di dalam penjara. Saat ini polisi masih mengorek keterangan dari pelaku untuk mengungkap keberadaan sepeda motor yang pelaku curi.

Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan korban Raymon Ikhsan dengan nomor LP: 303/K/VIII/2015/ Sektor Padang Selatan, tanggal 11 Agustus 2015 lalu. Saat itu, korban yang merupakan bos di salah satu tempat hiburan karoke di kawasan Pondok sedang mandi. Sementara itu, pelaku merupakan anak buah dari korban itu sendiri.

Di saat bosnya sedang mandi, pelaku meminjam sepeda motor korban yang berjenis Kawasaki Ninja RR dengan nomor polisi BA 2981 QD dengan warna hitam. Korban yang tidak curiga dengan tingkah pelaku, kemudian meminjamkan motornya.

Hingga selesai mandi dan tengah malam serta keesokan harinya, pelaku yang baru saja empat hari bekerja tak kunjung datang mengembalikan kendaraan milik bosnya tersebut. Tak terima, Korban yang merasa telah terjadi pencurian langsung melapor ke Polsek Padang Selatan dengan harapan pelaku dapat ditangkap dan motor miliknya kembali.

Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kapolsek Padang Selatan AKP Eri Yanto didampingi Kanit Reskim Ipda Joko Sutriyanto mengatakan pihaknya berhasil menangkap seorang pelaku curanmor yang ternyata masih di bawah umur, dan saat ini telah diamankan di Mapolsek Padang Selatan guna penyelidikan lebih lanjut.

”Karena pelaku masih dibawah umur kita akan berkoordinasi dengan  Bapas Padang. Selain itu, pelaku juga pernah terkait kasus pencurian handphone,” terang Kapolsek, kepada wartawan Kamis (26/11).

Eri Yanto menambahkan, saat ini jajaran Polsek Padang Selatan masih terus mengorek keterangan dari pelaku dan kepada siapa sepeda motor tersebut dijual oleh pelaku. ”Untuk pelaku bisa dijerat pasal 480 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman diatas 10 tahun ke atas,” tambah Eriyanto.

Dari pengakuan pelaku, sepeda motor tersebut dijual kepada seseorang dengan harga murah. ”Motor itu saya jual seharga Rp1,5 juta kepada seseorang,” sebutnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional