Menu

Monumen dan Buku Biografi Achmad Mochtar Diluncurkan, Rumah Gadang Bundo Kanduang Minangkabau Diresmikan

  Dibaca : 598 kali
Monumen dan Buku Biografi Achmad Mochtar Diluncurkan, Rumah Gadang Bundo Kanduang Minangkabau Diresmikan
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meresmikan monumen Achmad Mochtar didampingi Kadis Kebudayaan Sumbar Gemala Ranti dan keluarga Achmad Mochtar.

PADANG, METRO–Gubernur Sumbar Prof Irwan Prayitno melakukan peresmian monumen dan peluncuran buku biografi Prof Dr Achmad Mochtar dan pemakaian Rumah Gadang Bundo Kanduang Minangkabau, Senin (28/12). Agenda besar yang dihelat Dinas Kebudayaan Sumbar itu turut dihadiri unsur Forkopimda, bundo kanduang, penulis buku dan keluarga besar Achmad Mochtar.

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Gemala Ranti menyebutkan, acara yang digelar di Aula Kantor Gubernur Sumbar di Jalan Sudirman Padang itu tetap mematuhi protokol kesehatan. Apalagi, juga melibatkan Forkopimda Sumbar, Bupati/Wali Kota, DPRD Sumbar dan semua OPD di Pemprov Sumbar.

“Alhamdulillah, kegiatan besar ini kita satukan di satu lokasi dan berjalan baik. Kami juga melibatkan unsur Ormas seperti MUI, LKAAM, pembina bundo kanduang, ketua bundo kanduang dan pengurus serta Bakor KAN. Perguruan tinggi dan dua rumah sakit, RSUP M Djamil dan RSUD Achmad Mochtar juga diundang,” katanya kepada wartawan.

Gubernur Sumbar Prof Irwan Prayitno yang menandatangani dua prasasti memuji Prof Dr Achmad Mochtar sebagai seorang pejuang yang juga praktisi kesehatan. Apalagi, buku biografi ditulis oleh tim yang kompeten yang digawangi wartawan senior Hasril Chaniago.

Gubernur juga membacakan pantun saat peresmian monument, peluncuran buku biografi Prof Dr Achmad Mochtar dan pemakaian rumah gadang itu. “Kami melihat, banyak hal yang bisa dipelajari dan buku ini,” kata Gubernur didampingi Kadis Kebudayaan Sumbar menyerahkan buku biografi kepada keluarga Achmad Mochtar.

Penulis Buku Biografi Prof Achmad Mochtar, Hasril Chaniago mengatakan, Achmad Mochtar lahir di di Bonjol, Pasaman, bersuku Piliang (1891-1945). Achmad Mochtar telah melangkah jauh menjadi ilmuwan kelas dunia. Disertasi doktornya di Belanda telah menggugurkan hipotesis penyebab ‘demam kuning’ penemuam Prof. Hideyo Noguchi, ilmuwan hebat Jepang yang enam kali dinominasikan pemenang Hadiah Nobel Kedokteran.

“Puncak reputasi Mochtar ialah pribumi Indonesia pertama yang menjadi Direktur Lembaga Eijkman. Kini namanya diabadikan menjadi nama RSUD Provinsi Sumatra Barat di Bukittinggi,” tulisnya dalam laman facebooknya.

Keluarga Achmad Mochtar dari garis keturunan ibu, Prof Siti Chairani Proehoeman yang menerima buku biografi dari Gubernur Sumbar mengucapkan terima kasih atas diterbitkan secara resmi buku keluarganya itu. “Terima kasih kepada para penulis dan pemprov Sumbar atas terbitnya buku Prof Achmad Mochtar,” katanya.

Sementara itu Ketua Bundo Kanduang Sumbar Prof Dr Ir Raudha Thaib MP mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar yang telah memastikan pemakaian Rumah Gadang Bundo Kanduang Minangkabau. “Semoga rumah gadang ini bisa bermanfaat bagi masyakakat Minangkabau di manapun berada,” katanya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional