Menu

Monitoring Komisi I DPRD Solsel, Program OPD Sesuai, Tapi Belum Memadai

  Dibaca : 180 kali
Monitoring Komisi I DPRD Solsel, Program OPD Sesuai, Tapi Belum Memadai
MENGECEK—Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda, Komisi I DPRD Mukhlis beserta anggota mengecek Kendaraan Damkar saat monitoring ke OPD Mitra kerja Komisi I di Padang Aro, Senin (21/10). (afriadi/posmetro)

SOLSEL, METRO – Ketua Komisi I DPRD Solok Selatan (Solsel), Mukhlis mengungkapkan, dari monitoring yang dilakukan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke mitra kerja komisi tersebut ditemukan secara umum sesuai program sudah tepat sasaran tetapi belum memadai.

“Setiap OPD yang dikunjungi Program mereka sudah tepat sasaran tetapi belum memadai, mereka mengeluhkan platform anggaran yang diberikan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tidak berdasarkan kebutuhan OPD tersebut,”ujar Mukhlis, Senin (21/10)

Dijelaskan, dari pengakuan OPD platform anggaran yang diberikan TAPD mengacu ke anggaran tahun sebelumnya.

“Secara lembaga kami akan mengkomunikasikan dengan TAPD, agar kedepan TAPD lebih profesional memberikan platform anggran ke setiap OPD tidak lagi monoton mengacu ke Anggaran sebelumnya,” ujar Mukhlis.

Menurutnya, platform anggaran setiap OPD tidak harus monoton, karena kebutuhan setiap OPD bisa bertambah dan bisa berkurang setiap tahunnya, tergantung kebutuhan yang mendesak dan tetap mengacu ke pemerintah pusat.

“Platform anggaran yang monoton berakibat fatal contohnya Damkar butuh perawatan yang maksimal karena mesin sedot air dari empat unit kendaraan yang ada rusak semua, apa guna alat tersebut kalau mubazir,” sebut Mukhlis.

Dikatakan, kerusakan empat unit mesin sedot air Mobil damkar tersebut tidak bisa diatasi OPD yang bersangkutan karena ketiadaan anggaran. “Itu baru satu OPD, Dinas PolPP Damkar, Belum lagi Dinas Kominfo, serta Dinas Perpustakaan arsip dan OPD lain yang kami kunjungi,”, ujar Mukhlis.

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Efli Rahmat kepada Tim Komisi I mengungkapkan, karena dibatasi platform anggaran pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk melengkapi kebutuhan yang sangat mendesak di OPD yang dipimpinnya.

“Kebutuhan sangat mendesak untuk performa petugas dilapangan, seperti peralatan Mobil damkar mesin sedot air rusak, slank pompa hanya dua puluh meter, Peralatan petugas, berupa sepatu, mantel, dan helm anti api,”katanya.

Saat kejadian kebakaran hal itu memperburuk kinerja petugas, katanya, namun kondisi tersebut karena peralatan yang tidak memadai. “Kami berharap agar DPRD bisa membantu memperjuangkan kebutuhan tersebut untuk mencegah dampak kerugian yang lebih besar saat terjadi kebakaran,”ujarnya.(afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional