Menu

Modus Jumper Kabel, 2 Pelajar Ahli Mencuri Motor, Beraksi di 9 TKP Berbeda

  Dibaca : 705 kali
Modus Jumper Kabel, 2 Pelajar Ahli Mencuri Motor, Beraksi di 9 TKP Berbeda
PENCURI MOTOR— Jajaran Satreskrim Polres Limapuluh Kota menangkap dua pelajar yang terlibat aksi pencurian sepeda motor di sembilan TKP.

LIMAPULUHKOTA, METRO
Meski masih terbilang anak ingusan, dua orang pelajar di Limapuluh Kota sudah ahli melakukan pencurian sepeda motor. Saking ahlinya, mereka menghidupkan mesin sepeda motor curiannya itu tanpa merusak kunci kontak menggunakan leter T, melainkan dengan cara jumper kabel.

Namun, pertualangan kedua pelaku berinisial YRA (15) dan MFR (17) sangat pandai memainkan perannya sebagai pencuri motor berakhir. Pelaku YRA ditangkap di Jorong Aia Putiah, Nagari Sarilamak, sedangkan MFR di Flyover Kelok Sembilan, Minggu dinihari (3/1) sekitar pukul 00.10 WIB.

Informasi yang dihimpun, penangkapan kedua pelaku yang merupakan warga Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota berlangsung dramatis. Mengingat, Keduanya saat hendak diamankan Tim Satreskrim Polres Limapuluh Kota, mencoba kabur ke arah Riau, karena masing-masing pelaku menggunakan sepeda motor.

Petugas berulang kali memberikan tembahan peringatan, tetapi tak membuat nyali kedua pelajar ini ciut. Mereka tetap nekat tancap gas. Tetapi, petugas yang melakukan pengejaran pun tak kehabisan akal. Petugas meberitahukan kepada rekan-rekannya yang sedang ditugaskan di Pos PAM Operasi Lilin di Flyover Kelok Sembilan dan langsung melakukan penghadangan.

Pelaku YRA terlebih dahulu ditangkap petugas. Sedangka pelaku MFR berhasil dihadang di Flyover Kelok Sembilan. Selain mengamankan dua pelaku, petugas juga menyita barang bukti sepeda motor Yamaha Nmax warna putih putih yang dicuri pelaku di pelataran parkiran Gedung Serba Guna di Jorong Ketinggian, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, pada Sabtu (2/1) sekitar Pukul 23.45 WIB.

Selain menyita sepeda motor hasil curian, petugas juga menyita sepeda motor Honda BeAt warna hitam biru tanpa pelat nomor yang digunakan kedua pelaku untuk melakukan aksinya. Sementara, sepeda motor hasil curiannya yang sudah berhasil mereka jual masih terus dilacak keberadaannya.

Kapolres Kabupaten Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso melalui Kasatreskrim AKP Nofrizal Chan mengatakan, kedua pelaku yang masih berstatus pelajar ini dari hasil pemeriksaan sudah melakukan aksinya di sembilan TKP berbeda. Pelaku berhasil diamankan di Jalan Raya Nasional Sumbar-Riau setelah mendapat laporan dari masyarakat yang kehilangan motor di tempat parkir Gedung Serbaguna.

“Korban awalnya melapor ke Polres dengan nomor LP/K/01/I/2021/SPKT-LPK,  tanggal 02 Januari 2021. Ketika itu korban olahraga di gedung serbaguna di Katinggian, dan memarkir kenderaan Nmax miliknya di tempat parkir sekitar pukul 21.00 WIB. Ketika mau pulang sekitar pukul 23.45 WIB, korban tidak lagi menemukan sepeda motornya,” kata AKP Nofrizal Chan, Minggu (3/12).

Mengetahui sepeda motornya hilang, dikatakan AKP Nofrizal Chan, korban langsung melapor mengetahui kenderaanya sudah tidak ada di tempat. Berdasarkan hasil laporan itu pihaknya langsung melakukan pengejaran dibantu masyarakat menuju Riau. Tepat di Jorong Air Putih tim opsnal bersama masyarakat berhasil mengamankan salah satu dari pelaku YRA yang saat itu mengendarai Honda BeAt tanpa pelat nomor.

“Saat itu, diketahui satu lagi rekannya MFR yang mengenderai motor hasil curian Nmax sudah melaju lebih dahulu arah Riau. Tim langsung berkoordinasi dengan Pos PAM Kelok Sembilan untuk menghadang pelaku. Tepat sekitar pukul 00.10 WIB, anggota Piket Pos PAM Kelok Sembilan berhasil mengamankan pelaku bersama barang bukti.

“Setelah kita amankan, pelaku bersama barang bukti kita bawa ke Polres Limapuluh Kota untuk penyidikan lebih lanjut. Dari pengakuan tersangka, memang sudah beraksi di sembilan tempat, baik di Limapuluh Kota maupun di Payakumbuh. Pelaku ini memang spesialis pencuri sepeda motor matik yang kunci ditinggal koban di sepeda motor. Selain itu juga spesialis jumper kabel tanpa kunci leter T untuk menghidupkan sepeda motor. Untuk barang bukti lainnya, masih kita kembangkan,” ujar AKP Nofrizal Chan. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional