Menu

Modus Jual Air Mineral di Pintu Depo Pertamina Teluk K­a­bung , Dendi Mintai Uang Rp 20 Ribu ke Sopir Truk Tangki

  Dibaca : 1683 kali
Modus Jual Air Mineral di Pintu Depo Pertamina Teluk K­a­bung , Dendi Mintai Uang Rp 20 Ribu ke Sopir Truk Tangki
PELAKU PUNGLI— Dendi Firdaus (38) diamankan Tim Kuda Laut Polsek Bungus Teluk Kabung lantaran diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada sopir truk tangki di Depo Pertamina.

PADANG, METRO–Tim Kuda Laut Polsek Bu­ngus Teluk Kabung (Bung­­tekab) mengamankan seorang pria yang diduga melakukan aksi pre­manis­me berupa pungutan liar (pungli) di pintu masuk depo Pertamina Teluk K­a­bung, Kecamatan Bung­tekab, Kota Padang, Kamis (24/6) sekira 09.10 WIB.

Diketahui, bentuk pungli atau modus yang dilakukan berupa memberikan satu paket yang isinya 2 botol air mineral 600 ml dan satu sabun merek mama lemon 58 ml kepada sopir truk tangki BBM Pertamina,. Setalah itu, mereka me­minta uang Rp 20 ribu ke­pada sopir-sopir truk tangki tersebut.

Usai diamankan oleh tim Kuda Laut Polsek Bungtekab, pelaku yang diketahui bernama Dendi Firdaus (38) RT 002 RW 003, Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kecamatan Bung­tekab, Kota Padang dibawa ke Mapolresta Padang un­tuk pemeriksaan dan pe­nyidikan lebih lanjut.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir mengatakan, diamankannya pelaku merupakan perintah langsung dari Presiden RI sebagai tindak lanjut dari penanganan terhadap aksi premanisme dan pungli yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok. Tindak lanjut dari kasus tersebut, kemudian keluar perintah untuk melakukan penindakan terhadap aksi premanisme dan pungli diwilayah hukum masing-masing Pol­sek.

“Atas perintah tersebut, pada hari ini Kamis (24/6) sekira 09.10 WIB, bertempat di depan warung seberang jalan pintu masuk Depo Pertamina Teluk Kabung, Kelurahan Teluk Kabung Tengah, jajaran Reskrim dan Intel yang tergabung dalam tim Kuda Laut Polsek Bungus berhasil mengamankan yang bersangkutan,”ujar Imran.

Kepada penyidik, pelaku mengakui melakukan setiap harinya mulai pukul 07.30 WIB hingga pukul 23.30 WIB yang merupakan jadwal truk tangki memuat BBM. Pelaku juga mengakui telah melakukan aksinya selama lebih ku­rang 6 bulan atas perintah seorang berinisial E alias Angah.

“Pelaku melakukan pungl­i, yang mana pelaku ditunjuk oleh E alias Angah dengan jadwal lima hari dalam satu minggu, sedangkan hari yang lainnya atas nama pemuda ditunjuk dua orang yaitu Uwan dan Panji, setelah distor uang setiap harinya, masing-masing pelaku dibayar oleh Angah rata-rata Rp 150 ribu,”ungkap Imran.

Ditambahkannya, dengan modal satu paket yang terdiri dua botol air mineral dan satu sabun mama lemon diperkirakan Rp 7 ribu pelaku meminta bayaran Rp 20 ribu. Kemudian keuntungan baru diserahkan kepada Angah dan yang mengatasnamakan pemuda, barulah mereka pelaku pungli dibayar rata-rata Rp 150 ribu.

“Pungutan yang dilakukan kepada para sopir truk tangki Pertamina pembawa BBM dilakukan setelah truk tangki keluar dari De­po Pertamina, kemudian pelaku memberikan satu paket tersebut, kemudian para sopir membayar uang Rp 20 ribu. Jika sopir belum membayar lalu dicatat pa­da buku, dan setelah kem­bali sopir ke Depo Pertamina baru dilakukan pem­bayaran,”sebut Imran.

Dari tangan pelaku pungli ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 99 botol air mineral ukuran 600 ml, 53 buah sabun mama lemon kecil ukuran  58 ml, setengah pak  kantong plastik ukuran kecil, uang tunai sebesar Rp 120 ribu, satu buah buku catatan berisi catatan nomor plat  kendaraan truck pengangkut BBM yang belum membayar paket air dan sabun. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional