Menu

Modal Usaha Rumahan jadi Harapan Besar bagi Masyarakat

  Dibaca : 116 kali
Modal Usaha Rumahan jadi Harapan Besar bagi Masyarakat
PERTEMUAN—anggota DPRD Kota Solok Rusdi Saleh ketika bertemu dengan masyarakat dalam suatu kegiatan reses.

SOLOK, METRO
Peningkatan modal usaha rumahan (industri rumah tangga) ternyata menjadi harapan besar bagi warga Kota Solok untuk diperjuangkan sebagai program pemerintah kota pada masa mendatang. Dengan kuatnya usaha ekonomi masyarakat, diharapkan warga Kota Solok tidak sekadar menjadi penonton ketika Kota Solok tumbuh dan berkembang sebagai kota perdagangan.

Hal ini terungkap ketika anggota DPRD Kota Solok, Rusdi Saleh ketika melakukan kegiatan reses. Harapan masyarakat tersebut spontan muncul dalam pertemuan itu, lantaran memang cukup lama diinginkan oleh masyarakat agar menjadi perhatian serius oleh pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menyikapi harapan masyarakat tersebut, Rusdi Saleh, memberikan pandangannya terhadap perkembangan Kota Solok belakangan ini. Dalam hal ini seiring dengan harapan masyarakat Kota Solok, Rusdi Saleh lebih mencermati perkembangan Kota Solok dari sudut penguatan perekonomian kerakyatan.

Dari kondisi yang ada sampai sekarang ini, secara pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Solok, sebetulnya sudah banyak yang direalisasikan oleh Pemko Solok bersama lembaga DPRD Kota Solok sendiri dalam melahirkan banyak program.

Sebut saja program pembangunan fisik dan pembenahan infrastruktur yang telah dilakukan, seakan telah menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat selama ini. Namun Rusdi Saleh menilai, apakah dengan program tersebut betul-betul menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat Kota Solok. Tidak dapat pungkiri, beberapa program tersebut memang sangat membantu masyarakat terutama masyarakat kurang mampu.

Namun menurut Rusdi Saleh, selama ini ada hal yang lebih mendasar bagi masyarakat Kota Solok yang dirasa kurang terealisasi. Persoalan penguatan ekonomi masyarakat yang sebetulnya lebih menentukan nasib masyarakat itu sendiri seakan tidak menjadi kebutuhan masyarakat.

Dari pengusulan program melalui APBD yang dimulai dari tingkat Kelurahan melalui kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) yang dilaksanakan setiap tahunnya, terlihat kecendrungan masyarakat seakan hanya membutuhkan pembangunan fisik saja.

Di Kota Solok hampir semua ruas jalan diaspal hotmix dan pembangunan gedung yang bernilai miliaran rupiah telah dibangun. Kalau melihat dari kondisi ekonomi masyarakat, serta mengacu kepada potensi Kota Solok, Pemko Solok lanjut Rusdi Saleh, semestinya lebih fokus memfasilitasi perkembangan perekonomian masyarakat.

Menciptakan “gula” di Kota Solok agar Kota Solok mampu menjadi daya tarik bagi masyarakat luar, harus menjadi pemikiran dalam perkembangan Kota Solok kedepan. Untuk meujudkan hal tersebut, agar masyarakat Kota Solok tidak menjadi penonton didaerahnya sendiri, peran Pemko Solok memfasilitasi masyarakat melalui program penguatan ekonomi masyarakat sangat diperlukan.

“Bukan persoalan bantuan permodalan bagi masyarakat saja yang perlu diperkuat, namun memberikan bimbingan serta fasilitas agar masyarakat mampu mengembangkan usaha mereka secara mandiri juga butuh peran pemerintah,” ujar Rusdi Saleh.

Dengan adanya usulan masyarakat tentang kebutuhan masyarakat itu sendiri akan penguatan ekonomi kerakyatan untuk menunjang tumbuhnya usaha ekonomi produktif dan ekonomi kreatif masyarakat, Rusdi Saleh menilai dengan berkembangnya sector usaha masyarakat, masyarakat Kota Solok nantinya akan menjadi pelaku ekonomi didaerahnya sendiri dan akan mampu bersaing dalam menuju Kota Solok sebagai kota perdagangan dan jasa.  (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional