Menu

Minimalisir Program Ganda SKPD

  Dibaca : 1423 kali
Minimalisir Program Ganda SKPD
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 
paripurna di DPRD Padang

Paripurna DPRD Padang.

SAWAHAN, METRO–Anggota Banggar DPRD Padang menilai banyak program yang perlu dicermati dalam lanjutan pembahasan nantinya. Sebab dari gambaran yang disampaikan Pemko, ada program-program yang dinilai ganda dan aneh.

”Seperti di TRTB, ada program perencanaan penataan ruang yang nilainya mencapai Rp1,8 miliar, sementara di Bappeda juga ada program serupa. Ini tentu harus menjadi pertanyaan dan penjelasan dari SKPD terkait saat pembahasan nanti,” kata Jumadi, Senin (28/9).

Selain itu juga ada juga program di kecamatan yang perlu dicermati seperti program pembinaan daerah bawahan. Program ini ada di 8 kecamatan, sementara di tiga kecamatan program ini tak ada. Apa tiga kecamatan itu tidak ada kelurahan yang perlu dibina lagi.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra. Dia meminta seluruh anggota dewan untuk benar-benar teliti dalam memcermati program-program di SKPD-SKPD nanti. “Karena bisa saja ada program-program ganda yang sejenis di SKPD berbeda yang nantinya justru akan memperbesar APBD,” katanya.

“Saya minta pada seluruh anggota dewan, sebelum pembahasan KUA PPAS, setiap anggota harus membaca secara detail rencana kerja daerah (RKD). Dan, yang harus menjadi perhatian anggota dewan terkait banyaknya mata anggaran ganda dalam program kerja SKPD,” tukas Wahyu.

Wakil Ketua DPRD Asrizal menyatakan KUA PPAS merupakan gambaran besar dari rencana APBD tahun 2016. Pembahasan KUA PPAS belum saatnya untuk menstresing pada detil per mata anggaran. “Tapi nanti saat pembasan APBD baru bisa dibaca secara detail,” katanya.

Dijelaskannya, yang penting pada KUA PPAS ini sudah mengambarkan pada 10 program pemerintah pada visi dan misi wali kota. “Detailnya nanti saat pembahasan APBD,” katanya.

Pada pembahasan KUA PPAS k3marin, Banggar menghadirkan dua akademisi yakni Ruslan Ismail Mage dan Otong Rosadi. Dalam pembahasan itu, anggota menerima masukan yang dinilai akan memperkuat saat pembahasan. (o)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional