Close

Minang Geopark Run Digelar, Berlari Sambil Menikmati Keindahan Alam

Ketua panitia Iftri Saputra Minang Geopark Run bersama Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial saat conference pers, Minggu (14/11).

PADANG, METRO–Sukses di tahun 2018 dan 2019, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten 50 kota serta payakumbuh, dan penggiat olahraga lari di Sumatera Barat kembali berinisiatif untuk menyelenggarakan event sport tourism bertajuk Minang Geopark Run 2021.

Di Minang Geopark Run 2021, Runners akan menemukan rute menanjak dan menurun, pemandangan alam yang asri serta lingkungan yang kental dengan nuansa budaya Minangkabau. Selain itu,  lari sambil menikmati indahnya Geopark Harau, eksotisnya Kelok 9 dan melewati Jembatan Fenomenal Ratapan Ibu di Payakumbuh.

Iftri Saputra selaku Ketua Panitia Minang Geopark Run 2021, mengatakan event wisata olahraga ini merupakan event ke-3 yang diadakan setelah tahun 2018 dan 2019. Pada tahun 2020 kegiatan ini sempat vakum akibat pandemi Covid-19.

“Minang Geopark Run 2021 bakal kita gelar pada 20 November mendatang. Acara berlangsung di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh,” ujar Iftri dalam conference pers di Auditorium Gubernur Sumbar, Minggu (14/11).

Diungkapkannya, acara ini digelar berkat kerja sama antara penggiat olahraga lari di Sumbar dengan Pemerintah Provinsi Sumbar, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, dan Pemerintah Kota Payakumbuh.

“Event sport tourism bertajuk Minang Geopark Run 2021 ini bertujuan untuk mengajak masyarakat terutama para pelari untuk bersama-sama berolahraga sambil menikmati keindahan alam serta budaya Geopark yang ada di Sumbar,” jelasnya.

Diketahui, pada 2018 dan 2019, acara ini sukses dilaksanakan dengan jumlah peserta mencapai 1.000 sampai dengan 1.500 orang tiap tahunnya. Peserta pada saat itu ada juga yang datang dari luar negeri seperti Amerika Serikat, Jerman, Kenya, dan Malaysia.

Namun, berbeda dengan tahun ini, jumlah peserta hanya dibatasi 400 orang. Panitia pun tidak membuka kuota untuk peserta dari luar negeri. Selain itu, peserta yang ikut lomba lari ini wajib menjalani vaksinasi Covid-19 dan rapid test antigen.

“Karena kita sekarang masih pandemi Covid-19. Jadi, kita batasi jumlah pesertanya agar protokol kesehatan benar-benar bisa diterapkan dalam acara ini. Saat ini, selain dari Sumbar, peserta yang daftar ada yang dari Pekanbaru dan Jakarta,” ungkap Iftri.

Dia menyampaikan Minang Geopark Run 2021 terdiri atas dua kategori race, yakni kategori relay atau tim, dan kategori ultra atau individu. Panjang rute juga terdiri atas dua macam, yakni 10 kilometer dan 65 kilometer.

“Untuk yang 65 kilometer, rutenya yaitu start di Batang Agam Payakumbuh, Ampangan Panglima Polim, Aia Tabik, Sarilamak, Kelok 9, lalu finish di Lembah Harau Limapuluh Kota. Sedangkan yang untuk 10 kilometer, rutenya yaitu start di  Batang Agam, Jalan Pahlawan, Sikabu, lalu finish di Panorama Ampangan,” sebutnya.

Peserta yang menang di setiap kategori bakal mendapat hadiah uang tunai, plakat, sertifikat, dan suvenir. Selain itu, untuk peserta yang mendaftar di kategori ultra, bakal ada field trip ke beberapa tujuan wisata di Sumbar pada 19 November.

“Dan akan ada wisata kuliner serta budaya yang pastinya bikin makin penasaran untuk terus lanjutin kegiatan,” terang Iftri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial yang turut hadir dalam kegiatan conference pers tersebut mengapresiasi ajang tersebut. Dia mengatakan acara ini juga masuk ke dalam event tahunan Dinas Pariwisata Sumbar.

“Dengan adanya acara ini, mudah-mudahan bisa mendongkrak pariwisata Sumbar dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya juga mendorong untuk tahun selanjutnya agenda ini juga digelar di lokasi geopark lainnya di Sumbar, seperti di Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, dan sebagainya. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top