Menu

Miliki Ternak Sapi, Pemko Terkendala Lahan

  Dibaca : 202 kali
Miliki Ternak Sapi, Pemko Terkendala Lahan
DISKUSI— Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah berdiskusi dengan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Padang, Eka Darnida Yanto.

A YANI, METRO
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah menerima kunjungan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Padang, Eka Darnida Yanto dikediaman resminya, Kamis (18/6). Kunjungan itu guna membahas keinginan untuk menempatkan ternak sapi milik Pemko Padang di Balai Karantina Pertanian Kelas I Padang tersebut.

“Kami menemui pak wali kota untuk menyampaikan bahwa kami menerima keinginan Pemko Padang untuk meletakkan sapi di tempat kami. Kami menyerahkan persyaratan untuk diurus ke Kementerian Pertanian,” ujar Eka.

Ia melanjutkan, Balai Karantina Pertanian Kelas I Padang bisa menampung sekitar 600 ekor Sapi. Balai ini juga dilengkapi dengan labor dan beberapa fasilitas lainnya.

“Balai Karantina Pertanian Kelas I Padang ini belum memiliki rumah dinas. Sebagai hasil dari kerja sama ini, kita ingin Pemko Padang menyediakan rumah dinas untuk pimpinan Balai Karantina Pertanian Kelas I Padang atau dalam bentuk lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengaku bersyukur sekaligus gembira. “Atas nama Pemko Padang kami ucapkan terimakasih atas kerja sama ini. Insha Allah terkait adanya permintaan rumah dinas atau dalam bentuk lainnya dalam kerja sama ini akan kita tindaklanjuti,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syarial Kamat mengungkapkan, sekitar dua tahun lalu, UPTD pembibitan ternak mendapat bantuan indukan sapi sebanyak 50 ekor jenis brahman Xcroos dari Kementerian Pertanian. Kemudian ditambah lagi 10 ekor jenis sapi pesisir.

“Untuk yang 50 ekor ini kita tempatkan di Rumah Potong Hewan (RPH), sementara yang 10 ekor kita tempatkan di Padang Mengatas, Kabupaten Limapuluh Kota,” tukasnya.

Ia menjelaskan, selama satu tahun berjalan telah lahir anak sapi sebanyak 21 ekor. Jadi total keseluruhan saat sekarang berjumlah 81 ekor. Kemudian yang sedang bunting sebanyak 10 ekor.

“Karena di RPH ini tempat tidak terlalu luas. Dengan adanya kerja sama ini maka seluruh ternak sapi bisa kita tempatkan di Balai Karantina Pertanian Kelas I Padang,” jelasnya.

Ia optimis dengan adanya penempatan untuk ternak sapi ini, maka ke depan sapi akan berkembang biak lebih banyak lagi. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional