Close

Miliar Anggaran Mubazir, Bangunan Pujasera dan Sentra Perikanan di Pessel tidak Berpenghuni

PESSEL, METRO–Pada tahun 2020 bersumber dari APBN Rp.2,5 miliar, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan membangun sentra kuliner perikanan yang berada di kawasan objek wisata Pantai Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Toko – toko sentra kuliner perikanan tersebut direncanakan akan dilengkapi dengan gedung promosi dan gedung siap saji. Sebagai rangkain dari menarik wisatawan dari luar daerah untuk berkunjung ke Kabupaten Sejuta Pesona, Pesisir Selatan.

Namun berdasarkan pantuan Pos Metro di lokasi bangunan

toko – toko sentra kuliner perikanan di kawasan objek wisata Pantai Carocok Painan tersebut sangat berbanding terbalik dengan maksud dan tujuan awal.

Sampah – sampah plastik, dan kotoran hewan yang seolah – olah mengisih toko – toko sentra kuliner perikanan. Sementara tidak ada satupun pedagang yang mengisih 18 petak toko tersebut.  Bahkan salah satu bangunan yang lokasi nya berda didepan sentra kuliner, yaitu Restroom atap bangunannya sudah rusak. Padahal keberadaanya belum di operasionalkan.

Hal sama pun juga terlihat di lapak toko pusat jajanan atau pujesera yang menelan anggaran Rp.2,2 miliar, yang lokasi tepat berada di samping kanan pintu masuk ke kawasan objek wisata pantai carocok Painan.

Pada Pos Metro salah seorang warga setempat, sebut saja Yayan mengatakan bahwa bangunan pujesera ini telah lama selesai. Namun, begitu hingga sampai saat ini belum ada kejelasaan kelanjutan oleh pemerintah daerah Pesisir Selatan, atau dinas terkait dalam pengelolaannya.

” Sayang dan Mubazir jika bangunan telah dbangun tidak diopitmalkan. Kenapa belum dipergunakan…?, ” ujar Yayan.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan ( Perkimtan), Kabupaten Pesisir Selatan Mukhridal saat dikonfirmasi, bahwa pengelolaan pujasera berad di kawasan objek wisata pantai Carocok Painan menjadi kewenangan Dinas Perdagangan.

Tentu belum dioptimalkan bangunan – bangunan tersebut oleh dinas terkait menjadi pertanyaan besar apa permasalahan dan kendala yang terjadi. Begitu juga peran dan fungsi wakil rakyat di DPRD Pessel, Legislasi, Anggaran dan Pengawasan bisa memanggil untuk mempertanyakan kelanjutan pada OPD terkait.( Rio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top