Close

Milad UMSB ke-66, Tetap jadi Kampus Islami Kebanggaan Sumbar

MILAD UMSB—Bupati Agam Andri Warman mengucapkan selamat Milad terhadap UMSB ke-66 secara virtual.

AGAM, METRO–Momentum milad ke 66 diharapkan makin memper­ko­koh predikat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) sebagai kampus Islami yang unggul, berjaya serta menjadi kebanggaan masyarakat Sumbar. Harapan tersebut disampaikan Bupati Agam Andri Warman  melalui video ucapan Milad UMSB ke-66 secara virtual, Senin (22/11).

Bupati Agam menjadi salah satu dari sekian tokoh yang memberikan ucapan selamat dan harapan bagi kampus berslogan to the future itu. Orang nomor satu di Kabupaten A­gam itu berharap di usia UMSB yang genap 66 tahun. Sehingga, makin membuktikan visi menjadi universitas unggul berbasis kearifan lokal dalam pembinaan IMTAQ dan pe­ngembangan IPTEK untuk kesejahteraan umat.

Menurut bupati, sepanjang perjalanannya, UMSB telah bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang inovatif, Islami dan terkemuka di Sumbar. “Saya Andri Warman  mengucapkan selamat milad UMSB yang ke 66, semoga selalu menjadi kampus Islami yang unggul serta jaya sepanjang masa serta membanggakan bagi Sumbar,” ucap bupati.

Rektor UMSB Dr Riki Saputra MA mengatakan,  UMSB berhasil menorehkan prestasi yang cemerlang, dalam skala nasional maupun internasio­nal. Prestasi UMSB itu tidak terlepas dari kerjasama dan dukungan dari banyak pihak, baik dalam dan luar negeri. “Hal itu berkat kerjasama dan dukungan semua pihak terutama pemerintah setempat (Pemda) serta pemangku kepentingan lainnya seperti sivitas akademika, alumni dan lain-lain,” ujar Riki.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumbar Dr Shofwan Karim, MA mengamini peningkatan pres­tasi yang cemerlang UMSB. Menurutnya, UMSB makin dekat dan peduli kepada ma­syarakat, bahkan menyediakan beasiswa bagi mahasiswa terdampak pandemi Covid-19.

Ditengah kondisi terkini u­lasnya, perguruan tinggi harus menyikapi perkembangan dunia dengan tiga kata kunci. Pertama, saat ini universitas berada dalam kondisi “borderless world”. Pada satu sisi, kondisi ini menguntungkan karena memberi banyak kemudahan dalam penyelenggaraan pertemuan ilmiah dengan fasilitasi teknologi canggih.

Kedua, perlunya “take and give” yaitu sikap bekerjasama antara perguruan tinggi dengan berbagai “stake holder”. Untuk itu katanya, alumni UMSB, sebagai salah satu pemangku kepentingan diharapkan selalu mengikuti per­kem­bangan almamaternya agar dapat berkontribusi sesuai kondisi terkini.  “Ketiga, perlunya menjaga jati diri yaitu identitas sebagai Muslim dalam bingkai NKRI,” katanya.

Diketahui, Milad UMSB bertajuk 66th Never Ending Achie­vement tersebut dilaksanakan secara hybrid di empat kampus, yakni Kampus I Padang, Kampus II Padang Panjang, Kampus III Bukittinggi dan Kampus IV Payakumbuh. Perayaan Milad tahun ini juga ditandai dengan peresmian gedung baru Kampus IV oleh Walikota Payakumbuh Ir Riza Falepi MT.  (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top