PADANGPANJANG, METRO – Kota Solok, Kabupaten Solok dan Kota Sawahlunto mengapresiasi pengelolaan Rumah Data Kependudukan (Rumah DataKU) Kampung Keluarga Berencana (KB) Koto Katik. Di samping konsep dan pengelolaan, manajemen serta dukungan banyak pihak dianggap nilai plus Kampung KB ini.
Tiga daerah itu sengaja mendatangi Kampung KB Koto Katik untuk belajar dan menggali informasi tentang rumah DataKU ini. Rombongan Pokja Kampung KB Aur Sejahtera, Kelurahan Simpang Rumbio, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok berkunjung pada Selasa (22/10). Disusul tiga nagari di Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok dan Pokja Kampung KB Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Rabu (23/10).
Pimpinan rombongan Aur Sejahtera, Rafdi Hendra, maupun Camat Bukit Sundi, HN Efiyardi dan Pj Kades Batu Tanjung, Zulkifli terang-terangan mengakui bagusnya Rumah DataKU Koto Katik ini. Menurut mereka, memang tidak salah daerahnya melakukan studi kemari untuk bisa belajar banyak dalam mengelola Kampung KB dan menggali informasi manajemen Rumah DataKU.
“Kita sudah pernah kemari dengan rombongan lainnya. Kali ini sengaja kami bawa Pokja Kampung KB Aur Sejahtera agar bisa langsung belajar ke Pokja Kampung KB Koto Katik,” kata Hendra.
Demikian juga dikatakan Camat Efiyardi. Pihaknya sudah lama mengetahui viralnya Kampung KB Koto Katik. Dan baru kali ini kesampaian melihat langsung bagaimana realitas lapangan di Koto Katik.
“Benar-benar bagus, dan kami berharap rombongan Pokja Kampung KB Nagari Kenari, Nagari Dilam dan Nagari Bukit Tandang yang kami bawa kemari, benar-benar belajar dan meniru Koto Katik ini,” ucap Efiyardi.
Sementara, Zulkifli menyebutkan, dirinya sudah mendengar informasi dari rombongan Kecamatan Talawi yang sudah duluan datang kemari.
“Karena informasi yang kami dapat sebelumnya bagus, makanya kami juga tertarik kemari untuk melakukan studi tiru,” tuturnya.
PKB Pembina Wilayah Koto Katik, Maryulis Max di hadapanmasing-masing rombongan menjelaskan, rahasia sukses Kampung KB Koto Katik ini berkat adanya komitmen dan kebersamaanseluruh komponen masyarakat Koto Katik. Ditambah adanya dukungan dari Pemko Padang Panjang yang mensupport pendanaan dan kegiatan intervensi.
“Tanpa adanya komitmen, kebersamaan dan dukungan itu, Koto Katik takkan semaju ini,” paparnya.
Sejak Rumah DataKU Kampung KB Koto Katik diresmikan pada 17 Juli lalu, mereka telah menorehkan prestasi membanggakan ditingkat provinsi dan nasional. PKB-nya menjadi terbaik III Sumbar dan ketua Kampung KB-nya menjadi juara harapan l nasional. Hal inilah yang membuat banyak daerah ingin melihat bukti sukses tersebut. (rmd)