Petani Cangkul Bom Aktif Belanda

PADANGPANJANG, METRO – Warga Bukik Kanduang, Kelurahan Gamtiang, Padangpanjang Barat menemukan granat aktif, Sabtu (5/1), sekitar pukul 15.00 WIB. Beruntung jajaran Polres Padangpanjang berhasil menjinakkan bom jenis nanas peninggalan militer era penjajahan Belanda itu.
Informasi yang berhasil dihimpun POSMETRO di lapangan, penemuan granat jenis nanas tersebut sempat membuat warga buncah. Bom ditemukan warga, Elmi (64), saat membersihkan kebunnya di belakang rumah.
Elmi menerangkan, tanpa sengaja cangkulnya mengenai benda keras di dalam tanah. Saat mengeluarkannya, Elmi menemukan bom yang sudah karatan. Kaget, pak tua itu langsung menghindar dan melaporkan kejadian pada polisi.
“Tadinya cangkul saya terbentur benda keras. Saya kira batu, setelah saya ambil dan saya perhatikan bentuk serta beratnya ternyata benda tersebut adalah granat dan saya segera menghubungi Polsek untuk ditindaklanjiti,” ujar Elmi.
Pihak Polres dan Polsek langsung turun ke lokasi untuk mengamankan bom yang diperkirakan sudah berumur puluhan tahun itu. Sebelum polisi datang, penemuan bom menarik perhatian warga setempat untuk datang ke lokasi.
“Untunglah bom tidak meledak saat saya tersangkut cangkul saya dan tidak berakibat apa apa,” sebutnya.
Kapolres Padangpanjang AKBP Cepi Noval mengintruksikan Kapolsek Padangpanjang AKP Yuhendri, Kasat Lantas Iptu Mendrofa dan Kasat Sabhara AKP Winedri mengeksekusi bom temuan warga. Tiba di lokasi, personel berseragam lengkap langsung mengankan bom.
“Bom yang masih aktif ini dapat kita amankan. Selanjutnya kita akan bawa ke Polsek untuk ditindaklanjuti oleh tim Gegana Sat Brimob,” jelas Mendrofa.
Lebih lanjut Mendrofa juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, apabila menemukan benda-benda seperti bom, senjata api dan barang berbahaya lainnya agar segera melaporkan ke pihak kepolisian supaya dapat di amankan dengan cepat. (rmd)

Exit mobile version