Menu

Mesum di Kos, Sepasang Mahasiswa Digerebek, Disanksi 50 Sak Semen dan Drop Out dari Kampus

  Dibaca : 4676 kali
Mesum di Kos, Sepasang Mahasiswa Digerebek, Disanksi 50 Sak Semen dan Drop Out dari Kampus
DIGEREBEK— Sepasang mahasiswa MRP dan FH digerebek warga karena berduaan di kamar kos di Perumahan Arai Pinang, Kecamatan Lima Kaum. (ist)

TANAHDATAR, METRO – Sepasang kekasih yang belum ada ikatan pernikahan dan masih berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Sumatera Barat, digerebek warga karena kedapatan berduaan di dalam kamar kos-kosan, Komplek perumahan Arai Pinang, Kecamatan Lima Kaum, Tanahdatar, Minggu (22/9) sekitar pukul 19.00 WIB.

Diduga, sepasang kekasih berinsial MRP (22) dan FH (20) itu diduga berbuat mesum di dalam kamar kos. Saat digrebek, FH berusaha bersembunyi di dalam kamar mandi, sementara MRP ditemukan di dalam kamar tidur. Keduanya kemudian diarak masyarakat ke kantor Wali Nagari Lima Kaum untuk disidang adat.

Atas ulahnya yang melanggar aturan, mereka dijatuhi sanksi adat berupa denda 50 sak semen. Bahkan, pihak kampus yang mendapatkan laporan kedua mahasiswanya diduga mesum di kamar kos, juga diberikan sanksi akademik. Tak tanggung-tanggung, pihak kampus akan segera memberikan sanksi Drop Out (DO) atau diberhentikan.

Wali Nagari Lima Kaum, Gusrial mengatakan, mereka diamankan masyarakat saat berduaan di dalam kamar kos dengan kondisi pintu terkunci dari dalam dan lampu dimatikan. Keduanya harus menjalani sanksi adat, berupa denda sebanyak 50 karung sak semen.

“Selain menjalani sanksi adat, kedua mahasiswa ini dilarang tinggal di Nagari Lima Kaum, orang tua mereka juga dipanggil. Saat penggerebekan FH bersembunyi dalam kamar mandi. Menurut pengakuannya mereka sudah pernah berhubungan badan layaknya suami isteri,” ungkap Gusrial, Senin (23/9).

Sementara, Kasatpol PP Yusnen mengatakan, orang tua kedua mahasiswa ini telah dipanggil termasuk pihak kampus tempat mereka menuntut ilmu untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Kedua mahsiswa juga membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama, tuturnya. Disebutkan kedua mahasiswa ini sudah lama diintai oleh masyarakat, semalam kena batunya,” kata Yusnen.

Terpisah, pihak kampus mengatakan, akan memberikan sanksi tegas, keduanya segera diberhentikan status kemahasiswaanya. “Keduanya akan di DO, ini pelanggaran berat,” kata pihak kampus yang tak mau disebut namanya. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional