Menu

Meski Pisah Ranjang, Pasutri Tetap Kompak Jual Narkoba

  Dibaca : 418 kali
Meski Pisah Ranjang, Pasutri Tetap Kompak Jual Narkoba
PAKAI APD— Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh mengenakan APD lengkap saat melakukan pemeriksaan terhadap pasutri pisah ranjang yang kerjasama jual narkoba.

PAYAKUMBUH, METRO
Walau sudah pisah ranjang, pasangan suami istri (pasutri) berinisial NM (38) dan AW (34) ini tetap kerjasama menjual narkotika jenis ektasi dan sabu. Namun, bisnis haramnya itu terendus Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh yang berhasil menangkapnya di rumahnya masing-masing.

Terungkapnya peredaran ektasi dan sabu yang didalangi pasutri pisah ranjang itu berawal ditangkapnya seorang kurir (pengantar narkoba) berinisial JA (25) warga Jalan Jeruk Kelurahan Kubu Gadang Koto Kaciak Tapak Rajo Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Kamis (4/6).

Pelaku JA yang ketika itu mengendarai sepeda motor dihadang petugas di kawasan Kubu Gadang, namun berusaha melarikan diri. Tim Gagak Hitam Satresnarkoba pun tak tinggal diam dan langsung melakukan pengejaran yang akhirnya terhenti setelah dua tembakan peringatan secara beruntun dilepaskan ke udara yang membuat pelaku menghentikan laju sepeda motornya.

Apalagi, pelaku juga sudah kehabisan langkah gara-gara ada pemblokiran jalan perumahan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Meski pelaku berhasil dibekuk, namun barang bukti narkoba tak langsung ditemukan, sebab pelaku mengelak dan sempat membuang barang bukti. Setelah dilakukan penyisiran, petugas pun menemukan sabu dan ekstasi di dalam pot bunga dekat lokasi penangkapan.

Menapatkan bukti itu, pelaku pun tak bisa lagi mengelak. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui mendapatkan barang haram itu dari seorang perempuan yang tinggal di Kelurahan Padang Tangah Payobadar berinsial NM (38). Dari pengakuan itulah, petugas bergerak ke kediaman NM dan menangkap ibu dua orang anak itu dengan mudah.

Dari hasil penangkapan NM, petugas menemukan sabu dan pil ektasi siap jual serta bukti transfer uang untuk pembelian narkoba. Kepada petugas, NM wanita berambut panjang berwarna pirang itu, mengaku mendapat barang haram itu dari pria berinsial AW (34) yang tidak lain adalah suaminya yang telah memberinya dua orang anak.

Informasi tersebut kembali ditindaklanjuti dengan melakukan penangkapan terhadap AW yang berusia lebih muda dari istrinya itu.  AW dibekuk saat sedang makan di rumah kontrakannya di Kelurahan Padang Tangah Payobadar. Di rumah yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari rumah istri pertamanya itu, ditemukan sejumlah paket narkoba jenis ekstasi.

“Memang benar kita melakukan penangkapan terhadap tiga orang tersangka di beberapa tempat berbeda di wilayah hukum Polres Payakumbuh. Dua dari tiga tersangka merupakan suami istri yang telah pisah ranjang. Dimana AW kita bekuk dirumah istri keduanya,” kata terang Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Desneri, Jumat (5/6).

Iptu Desneri menambahkan, penangkapan pertama dilakukan terhadap JA yang merupakan suruhan dari NM untuk mengantarkan narkoba. Dari JA itulah ditangkap NM dan kemudian dikembangkan lagi, sehingga ditangkap AW yang merupakan suami dari NM. Dari hasil pemeriksaan, NM dengan suaminya AW yang sudah pisah ranjang tetap berhubungan dalam menjual narkoba.

“Usai menangkap ketiga pelaku, kita kembali mengamankan belasan butir pil ekstasi yang dikirimkan teman tersangka NM berinsial MP menggunakan jasa angkutan umum. MP yang beralamat di Pekanbaru, Riau. Jadi NM sudah membayar pembelian ektasi kepada MP. Saat ini kita masih terus melakukan perburuan terhadap MP,” pungkasnya.. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional