Menu

Mesin AC Hingga Jeruk Mandarin Picu Kenaikan Impor

  Dibaca : 55 kali
Mesin AC Hingga Jeruk Mandarin Picu Kenaikan Impor
Jeruk Mandarin

JAKARTA, METRO – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia sepanjang Maret 2019 naik 10,31 persen atau USD 13,49 miliar dibanding Februari 2019. Namun, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya di bulan yang sama turun 6,76 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, impor nonmigas Maret 2019 mencapai USD 11,95 miliar atau naik 12,24 persen dibanging Februari 2019.

“Sementara itu impor migas Maret 2019 mencapai USD 1,54 miliar atau turun 2,70 persen dibanging Februari 2019, dmikian juga apabila dibandingkan Maret 2018 yang turun 31,17 persen,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (15/4).

Berdasarkan sektor, lanjut Suhariyanto, sektor konsumsi mengalami persentase kenaikan signifikan yakni 13,49 persen atau USD 1,15 miliar. Kemudian diikuti oleh bahan baku/penolong yang naik 12,34 persen atau USD 10,14 miliar. Sementara itu sektor barang modal hanya naik 0,47 persen atau USD 2,20 miliar.

”Ada beberapa barang diantaranya impor mesin-mesin AC, anggur fresh dari Australia, kemudian jeruk mandarin (barang konsumsi),” jelas dia.

”Untuk bahan baku disana mengalami peningkatan 12,34 persen. Barangnya disana ada gasoline, crude petroleum, smartphone tanpa baterai karena ada persayaratan penggunaan komponen lokal,” tambahnya.

Untuk rincian peningkatan impor nonmigas terbesar Maret 2019 adalah golongan mesin dan peralatan listrik sebesar USD 212 juta dan penurunan terbesar adalah golongan kapal laut dan bangunan terapung sebesar USD 47,8 juta. (jpc)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional