Menu

Merry: Orang Sehat Jangan Buru Masker

  Dibaca : 308 kali
Merry: Orang Sehat Jangan Buru Masker
RAPAT— Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar, Merry Yuliesday rapat bersama Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, di ruang kerja Wakil Gubernur Sumbar, Selasa (33).

AYANI, METRO
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani mengimbau agar warga tidak perlu resah dan memakai masker dalam berkegiatan sehari-hari untuk menghindari kemungkinan penularan virus corona. Menurutnya, sampai saat ini kasus corona belum ada. Jadi tidak perlu cemas.

“Kasusnya belum ada. Jadi tak perlu cemas. Tak perlu pula pakai masker. Nanti nafasnya sesak,” sebut Feri Mulyani.

Idealnya, sebut Feri Mulyani yang harus pakai masker itu adalah orang yang sudah mengidap virus corona atau orang yang menderita flu. Tujuannya agar tidak menularkan virusnya pada orang lain.

“Kadang pemahaman masyarakat kita terbalik. Seharusnya yang sakit pakai masker. Bukan yang sehat,” sebut Feri lagi.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak terlalu paranoid menanggapi kasus virus corona. Justru yang perlu dilakukan menurutnya adalah menjaga pola hidup sehat, menjaga daya tahan tubuh dan sering mencuci tangan.

“Jadi kami imbau kepada masyarakat untuk tidak panik secara berlebihan apalagi dengan membeli masker dengan jumlah banyak sehingga menyebabkan harga masker melambung tinggi,” jelasnya.

Feri mengungkapkan, hal-hal yang harus diperhatikan oleh masyarakat saat ini adalah menjaga kebersihan diri mereka dengan cara selalu mencuci tangan setiap beraktivitas, hindari kontak atau jarak dekat dengan penderita ISPA.

“Apabila flu, batuk, atau bersin, usahakan ditutup dengan menggunakan kain. Setelah itu, kain tersebut haruslah dicuci agar bakteri tidak menumpuk,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat ini di Kota Padang masih terbilang aman dari isu virus corona. Diharapkan masyarakat tidak takut dan termakan informasi-informasi tidak benar yang tersebar di media sosial. Kemudian terkait pemakaian masker, masyarakat harus menggunakan dengan cara yang benar. Jika tidak sedang mengalami flu, batuk, dan bersin, disarankan untuk tidak memakai masker.

“Alasannya karena banyak dari kita yang menggunakan masker berkali-kali sehingga bakteri-bakteri akan tumbuh dan berkembang di masker tersebut. Normalnya masker hanya digunakan selama tiga jam saja,” pungkasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday. Ia mengimbau orang sehat jangan ikut-ikutan memburu masker untuk antisipasi virus corona di Sumbar.

Dia menjelaskan, masker seharusnya digunakan oleh orang dengan gangguan pernapasan seperti, demam, batuk dan pilek. “Kami mengimbau bagi yang tidak sakit jangan ikut-ikutan memburu masker. Informasi dan pemahaman ini harus diketahui masyarakat,” ujarnya usai rapat dengan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, Selasa, (3/3).

Pemko Gelar Rapat
Dalam rangka membahas masalah corona ini, Pemko Padang menggelar rapat antisipasi perkembangan virus ini Senin (2/3). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah didampingi Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul dan Asisten Administrasi Didi Aryadi
Mahyeldi mengatakan, upaya lain yang perlu dilakukan segera terkait antisipasi perkembangan Covid-19 dengan terus membudidayakan hidup sehat atau Germas.

“Melalui pola hidup sehat seperti berolahraga, menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, mengkosumsi makanan-makanan yang bervitamin tentunya akan memberikan daya tahan tubuh,” jelasnya.

Kemudian sebutnya, memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan Covid-19 dengan memperbanyak media promosi. Apakah itu melalui media online, cetak maupun media elektronik.

“Dapat dilakukan juga melalui imbauan masjid dan mushalla, sosialisai ke sekolah-sekolah dan tempat-tempat fasilitas umum,” ujarnya.

Langkah lain yang perlu dilakukan ungkapnya, memantau semua masyarakat yang baru pulang dari luar daerah terutama dari daerah yang terjangkit virus corona ini. “Untuk itu, kita perlu bekerjasama dengan BIM, meminta data-data masyarakat yang sering keluar negeri. Dan sesegera mungkin membuat surat edaran pembatas kunjungan keluar negeri,” imbuhnya.

Mahyeldi berharap, upaya-upaya yang akan dilakukan ini dapat mengantisipasi perkembangan virus corona. Sehingga kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan keamanan kepada masyarakat betul-betul dirasakan.

“Kita tentunya tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi kepada masyarakat, oleh sebab itu kepada seluruh OPD dan pihak-pihak terkait mari sama-sama kita bahu membahu memberikan perlindungan kepada masyarakat,” pungkasnya. (tin/fan/cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional