Close

Meriahkan HUT Kota Padang, DPRD Kota Padang Anggarkan Dana Setengah Miliar, Syafrial Kani : Penggunaan Dana untuk Kepentingan Bersama

BERSOLEK— Gedung DPRD Kota Padang mulai bersolek sebagai persiapan menyambut HUT Kota Padang yang akan jatuh pada tanggal 7 Agustus mendatang.

SAWAHAN, METRO–Tanggal 7 Agustus men­datang kota Padang akan berusia 353 tahun. Setiap sudut di ibukota Provinsi Sumbar ini mulai bersolek untuk menyambut hari ulang tahun (HUT) tersebut.

Tidak terkecuali Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang yang mulai dipasangi berbagai atribut dan terlihat dihiasi dan tenda telah terpasang. Begitu juga ruang sidang paripurna telah dibersihkan. Ini agar penyelenggaraan HUT meriah dan berjalan lancar. Dikabarkan undangan disebar ke para tamu mencapai 750.

Untuk mempersiapkan itu semua, DPRD Kota Pa­dang telah mempersiapkan anggaran biaya yang men­dekati angka setengah miliar rupiah. Tentu saja untuk membuat acara tersebut berjalan lancar dan meriah.

Ketua DPRD kota Pa­dang Syafrial Kani mengatakan, anggaran sebanyak itu digunakan untuk kegiatan penyelenggaran hari jadi kota dan berasal dari APBD kota Padang.

“Penggunaan dananya kan bukan untuk kepentingan sepihak. Namun kepentingan bersama atau teknis,”ujar politisi Gerindra ini saat dihubungi me­lalui selulernya Selasa (2/8).

Ia mengatakan, tema hari jadi kota Padang yang ke 353 Tahun adalah “Memperkokoh Sinergi dalam Pembangunan dan Bangkit dalam Keunggulan”.

Ia menyampaikan, HUT kota Padang dihadiri banyak tamu diantaranya 98 Wali Kota seluruh Indonesia, Pimpinan beserta anggota DPRD Nya, anggota DPR RI, Gubernur Sumbar, Mahyeldi dan undangan lainnya.

“Perhelatan hari jadi kota spesial tahun ini. Karena, berbarengan dengan Rakernas APEKSI yang juga mulai 7 – 10 Agus 2022. HUT Padang akan diselenggarakan lewat sidang Paripurna Istimewa,” ucap­nya.

Dengan usia yang telah beranjak 353 Tahun lanjutnya, Padang masih banyak pembenahan yang perlu di kebut dan yang penting itu SDM Nya. Sebab, moral anak anak telah rusak dan tidak bisa di kendalikan. Akibatnya, tawuran antar mereka pelajar tidak dapat dielakkan.

“Masalah itu, perlu dicarikan solusinya. Agar ini tidak berlarut larut dan pendidikan tidak ternodai,” paparnya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top