Menu

Merasa Dizalimi, Pedagang ASC Ngadu ke DPRD

  Dibaca : 175 kali
Merasa Dizalimi, Pedagang ASC Ngadu ke DPRD
SAMPAIKAN KELUHAN— Pedagang Atom Shopping Center (ASC) menyampaikan keluhannya kepada anggota DPRD Padang, Jumat (28/8).

SAWAHAN, METRO
Pedagang Atom Shopping Center (ASC) mendatangi DPRD Padang, Jumat (28/8). Kedatangan para pedagang ini untuk mempertanyakan soal kejelasan status bangunan yang mereka huni. Salah seorang pedagang ASC, Dt Jamalus mengatakan, bahwa sudah 46 tahun pedagang menunggu mendapatkan sertifikat bangunan yang mereka huni itu. Namun, tiba-tiba saja terdengar kabar, pemilik lama “menyerahkan” kepada Pemko Padang.

“Sudah 5 wali kota. Baru kali ini yang mengaku Atom Center Pemko punya. Kami sudah dizalimi oleh Pemko Padang,” tukasnya.

Ia meminta masalah ini segera diselesaikan. Karena, ratusan pedagang telah membeli bangunan toko kepada pemilik sertifikat awal PT Family Raya atas nama Sumadi Gunawan.

Abu, pedagang lainnya mengaku sudah berdagang di lokasi itu sejak 1975. Dahulu sambungnya, pasar itu dibangun di atas hak milik Sumadi Gunawan. Bahkan, sebagian pedagang sudah melunasi kredit dari Bank Dagang Negara (BDN) pada tahun 1979.

“Namun dalam perjalanan, apa yang kami harapkan tidak pernah didapatkan yakni hak kepemilikan. Ini tempat bukan disewa, tapi dibeli langsung kepada pemilik. Kami sudah meminta solusinya dan berkoordinasi dengan BPN (Badan Pertanahan Nasional) Padang. Tapi belum kami dapatkan, ini sangat meresahkan. Apalagi sertifikat induk belum dipecah masih atas nama Sumadi. Seharusnya sudah dipecah sejak 1979,” paparnya

Ia ingin kejelasan masalah ini dan meminta DPRD Padang terutama Fraksi Gerindra dapat mencarikan jalan keluarnya. “Semoga sertifikat hak milik bisa kembali ke pedagang, bukan ke Pemko Padang,” katanya.

Ia mengaku pernah difasilitasi BPN Padang, karena mereka tak ingin bersengketa. Pemko Padang pernah mengajukan pensertifikatan ke BPN, tapi ditolak. “Kami juga pernah bicara kepada pengacara Sumadi Gunawan, katanya sudah diserahkan ke Pemko Padang tiga tahun lalu. Anehnya, kenapa kami tidak diikutsertakan? Ini penzaliman namanya.

Sementara, Anggota DPRD Padang, Budi Syahrial yang menerima keluhan pedagang ASC mengatakan pihaknya akan memfasilitasi persoalan ini dengan pimpinan DPRD dan mencarikan jalan keluarnya secara bersama. Agar hak pedagang dapat diterima dan tidak ada pihak yang dirugikan.

Ia juga mengatakan siap menghadirkan pejabat lama yang mengetahui seluk beluk persoalan ini dari awal terjadi. “Kita akan hadirkan nanti mantan Wako Zuiyen Rais dan lain sebagainya. Supaya titik terangnya jelas semua,” ujar kader Gerindra ini.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Padang, Ilham Maulana yang hadir mengatakan juga akan menyelesaikan polemik yang telah lama terjadi ini. Ia meminta kepada pedagang bersabar sejenak sambil para dewan mendapatkan kontak pihak yang paham dengan masalah ASC.

“Jika semua yang berkepentingan dalam perkara itu telah diketahui informasinya dan siap hadir, maka kita akan duduk bersama dengan pedagang ASC sesegeranya,” papar kader Demokrat ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional