Menu

Menumpuk Barang Bekas di Trotoar, Satpol PP Tegur Pemulung

  Dibaca : 98 kali
Menumpuk Barang Bekas di Trotoar, Satpol PP Tegur Pemulung
TUMPUKAN SAMPAH— Personel Satpol PP menegur pemulung yang menumpuk barang-barang bekas dan sampah di trotoar di kawasan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Jumat (5/2).

TAN MALAKA, METRO
Perilaku menumpuk barang bekas di trotoar maupun di pinggir jalan, bisa merusak keindahan kawasan pedestrian yang sudah ditata oleh Pemko Padang. Hal itu juga yang menyebabkan, petugas Pol PP bertindak tegas terhadap warga yang melakukan aktivitas di atas trotoar dan bisa mengganggu kenyamanan.

Seperti tindakan yang dilakukan seorang pemulung yang menumpuk barang-barang bekas di trotoar di kawasan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat. Petugas Satpol PP pun menergur pemulung tersebut, Jumat (5/2).

Trotoar yang telah cantik dan indah di kawasan Kampung Jao, terlihat ada tumpukan barang bekas. Hal itu membuat trotoar yang sudah cantik menjadi kumuh dan banyak sampah berserakan.

Personel Satpol PP terdiri dari bagian Operasional serta personel Jabatan Fungsional (Jafung) menegur si pelaku yang sengaja menumpuk barang-barangnya di lokasi tersebut.

“Sangat disayangkan seorang warga yang berprofesi sebagai pemulung barang-barang bekas, menumpuk barang-barang tersebut tidak pada tempatnya,” kata Kasat Pol PP Padang, Alfiadi.

Kepada pemulung petugas menyampaikan bahwa tidak diperbolehkan menumpuk barang-barang bekas di atas trotoar. Karena selain membuat pemandangan tidak bagus juga telah melanggar Perda yang berlaku di Kota Padang.

“Kegiatan menumpuk barang barang bekas di atas trotoar jelas melanggar Perda yang ada,” ujar Alfiadi.

Untuk diketahui, pada dasarnya setiap orang dilarang membuang dan menumpuk sampah di jalan. Ketentuan ini telah diatur dalam undang-undang dan peraturan daerah setempat. Oleh karena itu, pelaku yang melakukan penumpukan sampah, dapat dilaporkan kepada yang berwenang.

“Bahkan, Jika sampah tersebut menimbulkan kerugian bagi pemilik rumah, maka pemilik rumah dapat menggugat atas dasar perbuatan melawan hukum terhadap pelaku,” tegasnya.

Di sisi lain, kata Alfiadi, untuk selanjutnya si pemilik dibantu petugas memindahkan barang-barang rongsokan tersebut ke lokasi tempat ia tinggal. Ia juga di ingatkan agar tidak melakukan kegiatan tersebut.

Ia mengimbau agar warga kota tetap menjaga keindahan dan kebersihan Kota Padang. “Silakan beraktivitas untuk meningkatkan ekonomi, namun mari sama sama mematuhi peraturan yang berlaku,” ucap mantan Kepala Bapenda Padang ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional