Close

Menuju Padangpariaman Berjaya, Manfaat Perantau Demi Kemajuan Nagari

HADIRI—Bupati Padangpariaman Suhatri Bur saat menghadiri halalbihalal bersama para perantau.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan kunci halal bi halal itu adalah silaturrahim, membangun jembatan hati se­telah lama tidak bersama atau jarang bertemu.  “Tentu sangat besar maknanya halal bi halal ini,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur usai acara, kemarin.

Apalagi katanya, ia sen­diri langsung datang bersama Kepala Dinas dan jajarannya. “Semua keluhan dan usulan dari perantau, bisa segera ditindak lanjuti oleh OPD terkait,” ungkap Suhatri Bur.

Kemudian, Suhatri Bur berkesempatan memaparkan program pembangu­nan Padang Pariaman selama satu tahun kepemim­pinannya.

Baik yang telah dikerjakan, maupun yang sedang berjalan dan yang masih direncanakan. Kemudian, disampaikan beberapa peng­hargaan yang berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Padangpariaman selama tahun 2021 dan 2022. Baik dari Pemerintah Pusat maupun di tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Padangpariaman Berjaya itu merupakan visi Pemerintah Daerah, yang artinya unggul berkelanjutan, religius, sejahtera dan berbudaya. Tentu dengan visi ini, akan dapat mewujudkan Padangpariaman lebih baik dan unggul dari daerah-daerah lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Bupati Suhatri Bur mengatakan  pertemuan ini merupakan langkah awal, dalam mewujudkan kebersamaan untuk mencapai tujuan yang lebih baik.

Sementara Panitia, H. Amran Tambi melaporkan pelaksanaan kegiatan dan sejarah Masjid Arafah yang dibangun oleh DPD PKDP Kota Pekanbaru. Beliau mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Padangpariaman dan rombongan serta semua dunsanak yang menyempatkan diri untuk hadir pada malam itu. “Atas nama panitia, Saya sangat berterima kasih sekali atas kehadiran Bupati Padangpa­riaman dan rombongan dalam acara halal bi halal ini. Semoga kehadiran beliau akan memberikan berkah bagi kita warga Piaman yang ada di Pekanbaru dan sekitarnya,” ujar H. Tambi.

Dikatakan, akibat pandemi Covid-19 yang melanda seluruh pelosok negeri, pemerintah melarang segala bentuk kerumunan dan mengurangi mobilitas. Akibatnya, lebih dua tahun pengurus PKDP Kota Pekanbaru tidak melaksanakan pertemuan, khusus­nya halal bi halal.

“Dengan telah dinyatakan berakhirnya Pandemi oleh Presiden beberapa waktu lalu, kami pengurus PKDP kota Pekanbaru langsung membuat jadwal untuk halal bi halal. Alhamdulillah, ternyata pada ma­lam ini kerinduan dunsanak bisa terobati dan silaturahmi kembali terjalin. Bahkan akibat tingginya antusias dunsanak untuk hadir, ruangan mesjid sampai penuh hingga melimpah ke halaman,” ujarnya.

Setelah penyampaian tausyiah oleh Ustadz Muhammad Arif Tk. Bandaro Sati terkait perlunya memelihara silaturahmi. Bupati Padangpariaman diminta untuk menyampaikan sambutan dan kondisi terkini di Kabupaten Padangpariaman.

Usai memperkenalkan anggota rombongan, Bupati mengatakan. Acara halal bi halal kali ini, merupakan momen penting bagi dunsanak di rantau dan Peme­rintah Daerah. Disamping bersilaturahmi, juga bisa berbagi informasi pembangunan serta menerima man­faat dari perantau untuk kemajuan Nagari.  (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top