Menu

Menjambret, Residivis Dipermak Massa

  Dibaca : 1528 kali
Menjambret, Residivis Dipermak Massa
Ketua DPC PPP Kota Solok Herdiyulis, perwakilan Audy Joinaldy yang menyerahkan bantuan APD untuk Tagana Kota Solok.
jambret dihajar massa -- agusmanto web

Andika (20), warga Tunggul Hitam ini tertangkap tangan saat beraksi mengambil barang bawaan milik seorang mahasiswi dan babak belur dipermak massa.

PADANG, METRO–Karena dijambret oleh seorang residivis yang baru 10 hari ini bebas dari penjara, seorang mahasiswi harus mengalami sejumlah luka lecet dan gores pada tangan dan kepalanya di Jalan Garuda, Tunggul Hitam, Kecamatan Kototangah, Jumat (11/9) malam. Tapi nahas, aksinya diketahui oleh warga yang saat ini masih ramai dan membuatnya harus merasakan kapalo tinju serta dipermak massa.

Informasi yang dihimpun POSMETRO, Sabtu (12/9), pelaku yang diketahui bernama Andika Penggema Putra (20), warga Jalan Apel Raya No.25 Tunggul Hitam ini tertangkap tangan saat beraksi mengambil barang bawaan milik seorang mahasiswi yang bernama Zulmi Arifa (22) yang ngekost di Jalan Bhayangkara No.26, Kecamatan Kototangah.

Penuturan korban saat memberikan keterangan kepada petugas, kejadian itu bermula sewaktu korban pulang dari kampus UNP sekitar pukul 20.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor. Kemudian, korban melewati Jalan Garuda untuk menuju ke kost-annya. Tiba-tiba saja datang dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Mio warna hitam.

Setelah memepet sepeda motor korban, salah seorang pelaku yang berboncengan langsung mengambil barang milik korban berupa satu unit laptop merk Toshiba warna merah yang diletakkan dalam tas dan digantung di bagian depan motor. Kaget tasnya dirampas, korban berusaha mempertahankan dan kalah tenaga. Dia terjatuh serta mengalami lecet di tubuhnya.

“Saya tidak mau kehilangan laptop itu pak, makanya saya bangkit dan berusaha mengejar para pelaku sambil berteriak,” papar korban kepada penyidik.
Ternyata, korban memang gigih mengejar pelaku hingga berujung dengan menabrakkan motornya ke motor milik pelaku.

Seorang pelaku terjatuh, sementara rekannya kabur. Pelaku yang terjatuh langsung menjadi bulan-bulanan massa yang ikut membantu mengejar. Tak ayal, pelaku langsung dinyanyak jo tangan oleh massa yang sudah emosi dengan seringnya aksi penjambretan di jalan tersebut.

Kapolsek Kototangah, Kompol Jon Hendri membenarkan kejadian tersebut dan saat ini sudah mengamankan pelaku. Usai mendapat laporan dari warga, jajaran Polsek Kototangah langsung mendatangi TKP dan membawa pelaku serta BB berikut korban ke Mapolsekta Kototangah untuk proses lebih lanjut.
“Kita sudah amankan pelaku dan tengah diinterogasi secara intensif oleh penyidik terkait aksi yang dilakukannya,” papar Jon Hendri.

Disebutnya, pelaku ini adalah seorang residivis kasus yang sama yang baru 10 hari belakangan ini keluar dari penjara. Sementara untuk rekannya, polisi terus melakukan pengembangan dan memburu. “Kemungkinan dia akan dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana dan terancam hukuman penjara maksimal 9 tahun,” pungkas Kapolsek. (age)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional