Menu

Mengenang Syekh Ali Jaber di Sepak Bola Indonesia: Pernah Bela Tim NTB, Dijuluki Ali Zidane

  Dibaca : 228 kali
Mengenang Syekh Ali Jaber di Sepak Bola Indonesia: Pernah Bela Tim NTB, Dijuluki Ali Zidane
BERDUKA—Wafatnya pendakwah Syekh Ali Jaber ( paling kanan berdiri) memberikan duka mendalam buat sepak bola Indonesia. Syekh Ali Jaber pernah bermain untuk tim lokal NTB..

JAKARTA, METRO
Pendakwah kondang, Syekh Ali Jaber meninggal dunia, Kamis (14/1) pagi WIB. Syekh Ali Jaber mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Yasri, Cempaka Putih, Jakarta, sekitar pukul 08.30 WIB. Kepergian almarhum sekaligus dunia sepakbola Indonesia berduka. Karena almarhum pernah meramaikan sepakbola Indonesia dengan membela tim lokal Nusa Tenggara Barat (NTB), Assyabab Ampenan.

Syekh Ali Jabar sebelumnya memang sempat mendapatkan perawatan karena positif Covid-19,namun belakangan diketahui beliau meninggal dalam kondisi sudah negatif. Syekh Ali Jaber tutup usia pada 44 tahun. Semasa hidupnya, pemilik nama lengkap Ali Saleh Mohammed Ali Jaber dikenal sebagai penghapal Al-Quran dan kerap berdakwah di pelosok Indonesia.

Namun, tak banyak yang tahu semasa muda Syekh Ali Jaber sempat menjadi pesepak bola. Syekh Ali Jaber diketahui tergabung dalam tim lokal Nusa Tenggara Barat (NTB), Assyabab Ampenan. Fakta itu diketahui dari cuitan akun Instaram Liga Indonesia (@seputarligina). Akun tersebut mengucapkan duka cita sembari menggunggah foto Syekh Ali Jabar saat membela Assyabab Ampenan.

Syekh Ali Jaber akrab dengan nomor punggung 8. Namun, tak banyak data dan informasi yang bisa digali mengenai karier pria kelahiran Madina, Arab Saudi, 3 Februari 1976 itu, ketika masih aktif bermain sepak bola. Namun, beberapa kali Syekh Ali Jaber sempat mengunggah foto sedang bermain sepak bola bersama komunitas. Kegiatan itu dilakukannya di sela-sela jadwal padat sebagai pendakwah.

Syekh Ali Jaber tetap pernah menghadirkan warna di sepak bola Indonesia. Terutama untuk klub lokal NTB, Assyabab Ampenan. Kepiawaian Syekh Ali Jaber dalam bermain bola ternyata tak bisa dipandang sebelah mata. Syekh Ali Jaber pada September 2020 pernah mengungkapkan fakta mengejutkan.

Syekh Ali Jaber pernah mendapatkan julukan Ali Zidane berkat kemampuan apiknya mengolah Si Kulit Bundar. Julukan itu diterima Syekh Ali Jaber ketika bermain sepak bola di NTB. “Lombok daerah wisata yang sangat indah. Pulau-pulanya cukup banyak. Di samping menikmati suasananya, juga dapat belajar Al-Quran,” kata Syekh Ali Jabar dalam wawancara dengan detik.com. “Bahkan, saya juga sempat waktu itu ikut bermain bola. Di Lombok saja saya diberikan nama Ali Zidane,” ucap Syekh Ali Jaber.(*/boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional