Menu

Mengemudi Kondisi Mabuk dan Tabrak Lari, Sopir Brio Babak Belur Dipukuli Massa

  Dibaca : 133 kali
Mengemudi Kondisi Mabuk dan Tabrak Lari, Sopir Brio Babak Belur Dipukuli Massa
PERLIHATKAN BUKTI— Petugas Unit Laka Lantas Polresta Padang memperlihatkan barang bukti mobil Honda Brio yang menabrak pemotor dan sopirnya dihakimi massa.

PADANG, METRO
Seorang pengendara mobil Honda Brio warna putih dengan plat No BA 1263 OM warna putih babak belur dipuluki massa lantaran ugal-ugalan melakukan tabrak lari. Emosi massa pun makin memuncak ketika mengetahui kalau sopir mobil bernama Aldo Ilham (30) mengemudi dalam kondisi mabuk minuman keras (miras).

Untung saja, personel Polsek Padang Selatan cepat datang ke lokasi di Simpang Bukit Putus, mengamankan sopir mobil tersebut dari amukan massa dan kemudian membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, kendaraan yang dibawa oleh Aldo Ilham mengalami kerusakan ringan.

Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat pengemudi minibus yang merupakan warga Kecamatan Padang Utara ini mengemudikan kendaraannya dari kawasan Pondok menuju kawasan Pauh untuk mengantar temannya pulang, Minggu (4/4) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Sesampai di kawasan Pauh, pengemudi yang berkendara dalam keadaan mabuk menabrak sepeda motor saya. Bukannya berhenti, mobil tersebut malah tancap gas dengan kecepatan tinggi dan nyaris menabrak beberapa kendaraan lainnya. Masyarakat yang geram akhirnya mengejar mobil tersebut hingga ke kawasan Cendana Mata Air,” ujar Yunaldi (34) salah seorang yang motornya menjadi sasaran tabrak lari mobil.

Diceritakan Yunaldi yang ditemui di unit Laka Lantas Polresta Padang, Senin (5/4), sebelum kejadian ia hendak pulang kearah Kapalo Koto, dari arah Pasar Baru, Kecamatan Pauh bersama anaknya. Sesampai di Simpang Malintang, sepeda motor yang dikendaraainya ditabrak oleh mobil Honda Brio tersebut.

“Saya kejar, mobil tersebut lari sampai ke arah Gunung Nago. Di sana saya mencoba memberhentikanya dengan melintangkan motor saya, namun ia tetap menabrak saya dengan kecepatan tinggi sehingga motor saya sempat terseret jauh,” ujarnya.

Mobil tersebut kemudian kabur ke arah Simpang Pasar Baru. Yunaldi pun melanjutkan mengejar mobil itu yang kabur ke arah Bandar Buat. Sesampai di simpang Pasar Bandar Buat, Brio itu berbelok ke kanan melawan arus.

“Pengendara Mobil brio itu tetap melawan arus, saya pun bersama masyarakat lainya tetap mengejar, sampai di depan Polsek Luki, ia berbalik arah lagi menuju ke Pasar Bandar Buat, kami terus mengejarnya sesampai di simpang terminal truk Koto Lalang ia ambil jalun kiri sehingga melawan arus lagi, “ ungkapnya menceritakan.

Sesampai di Simpang Koto Lalang ia masuk ke sana dan tembus ke simpang Kampung Jambak. Mobil Brio itu berbelok kiri menuju simpang Bypass Lubukbegalung. Disana ia belok lagi ke kiri menuju arah Teluk Bayur. Di sana sudah ada ratusan warga yang mengejar.

“Sesampai di simpang Bukit Putus, pengendara itu belok ke kanan menuju Mata Air. Di sana mobil itu tidak bisa melaju lagi karena sudah dikepung massa. Mobil itu pun berhenti. Massa pun kemudian emosi dan memukuli pelaku hingga babak belur,” ungkap Yunaldi.

Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Sukur Hendri Saputra menjelaskan, setelah pengemudi Brio diamankan oleh Polsek Padang Selatan dalam keadaan babak belur dihakimi massa, ia dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Dari olah TKP unit Laka Lantas Satlantas Polresta Padang, didapati ada sisa minuman keras. Diduga pengemudi terpengarus minuman keras saat mengemudi. Untuk kasus ini masih dalam penyelidikan kita, “ ungkapnya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional